Pertamina EP Percepat Pengeboran Sumur di Sangasanga

Penulis: Anggita Rezki Amelia

Editor: Muchamad Nafi

3/1/2019, 12.27 WIB

Sumur ini memiliki cadangan minyak 392.49 thousand stock tank barrels (MSTB) dengan target produksi minyak mentah 172 barel per hari (bph).

Menembus Bumi Menjemput Energi (Rig On Shore Pertamina)
ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
PT Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI) saat ini tengah menggarap salah satu lapangan Jatiasri-9 (Jas-9) milik PT Pertamina EP, dengan mengoperasikan salah satu Rig Cyber - 55.

Anak usaha PT Pertamina, PT Pertamina EP, mulai mengebor sumur di area Sangasanga Struktur Louise K-13, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Pengeboran sumur yang dimulai Selasa kemarin tersebut untuk meningkatkan produksi di area Asset 5 Sangasanga Field.

General Manager Asset 5 Irwan Zuhri mengatakan sumur itu bernama LSE-K13. Pengeboran sumur ini dipercepat sebagai upaya perusahaan untuk menunjukkan komitmen dalam bekerja lebih awal di 2019.

(Baca: Dongkrak Cadangan Migas, Pertamina EP Mengebor Sumur di Sumatera Utara)

Sumur itu memiliki cadangan minyak mentah 392.49 thousand stock tank barrels (MSTB). Irwan menargetkan pengeboran ini menghasilkan produksi minyak mentah 172 barel per hari (bph). Dengan begitu, sumur LSE-K13 akan berkontribusi terhadap kinerja produksi Sangasanga yang saat ini di kisaran 1.232 bph.

“Sumur ini akan menjadi sumur Louise-1109, yang artinya sampai saat ini sudah ada 1.109 sumur yang di struktur Louise,” kata Irwan melalui pernyataan resminya yang diterima Katadata.co.id, Kamis (3/1). “Ini menggambarkan perjalanan panjang yang dilalui oleh struktur Louise yang dimulai dari zaman Belanda.”

Pengeboran sumur menjadi agenda rutin Pertamina EP setiap malam tahun baru. Sumur LSE-K13 akan dibor sedalam 1.480 metre measured depth (mMD) oleh rig dari Pertamina Drilling Service (PDSI) #22.2 / OW700-M. Jenis pengeborannya adalah vertikal yang dilakukan selama 23 hari sejak pengeboran dimulai. Irwan berpesan agar pekerja selalu memperhatikan aspek keselamatan, kesehatan, dan keamanan kerja (HSSE) selama porses  pengeboran.

(Baca: Produksi Pertamina EP dari Lapangan Sangasanga Melonjak 33 Persen)

Sementara itu, Finance and Business Support Director Pertamina EP, Fadjar H Widodo, menyatakan pengeboran ini merupakan permulaan yang baik di 2019. “Ini komitmen Pertamina EP, terutama Asset 5 yang telah mengimplementasikan rencana kerja tahun 2019,” kata Fadjar.

Sebagai informasi, Pertamina EP memiliki wilayah kerja seluas kurang lebih 113,629.82 kilometer persegi yang tersebar di seluruh Indonesia. Wilayah kerja Pertamina EP tersebut dibagi ke dalam lima asset. Adapun Sanga-Sanga Field berada di area Asset 5.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha