Koreksi Sektor Barang Konsumsi Tekan IHSG Turun 0,22% Pada Sesi I

Penulis: Happy Fajrian

7/2/2019, 13.55 WIB

Optimisme konsumen Indonesia periode Januari 2019 mengalami penurunan sehingga membuat investor melepas saham-saham barang konsumsi.

BEI
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan hari ini, Kamis (7/2) terkoreksi 0,22% ke level 6.533,32. IHSG sempat bergerak positif pada awal perdagangan dengan kenaikan 0,13%, namun setelah itu IHSG terus bergerak turun dan sempat menyentuh level terendahnya siang ini pada 6.530,95.

Turunnya IHSG siang ini terutama didorong oleh koreksi pada sektor barang konsumsi sebesar 0,33% dan manufaktur turun 0,54%. Investor melepas saham-saham di sektor barang konsumsi dan manufaktur setelah Bank Indonesia mengumumkan hasil survei keyakinan konsumen.

Menurut hasil survei BI, terjadi penurunan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi terhadap kondisi ekonomi kedepan. Indeks keyakinan konsumen (IKK) pada periode Januari 2019 turun menjadi 125,5, dibandingkan IKK periode Desember 2018 127,0.

(Baca: Meski Dibuka Naik 0,13% IHSG Berpotensi Turun Hari Ini)

Beberapa saham di sektor barang konsumsi pun mengalami koreksi yang cukup dalam seperti PT CBP Indofood Sukses Makmur Tbk yang siang ini terkoreksi 1,42%, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun 0,98%, serta PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 0,4%.

Transaksi perdagangan saham di BEI pada sesi I tercatat mencapai Rp 4,29 triliun dari 8,55 miliar saham yang ditransaksikan sebanyak 267.243 kali oleh investor. Sebanyak 200 saham mengalami penurunan, 192 berhasil melawan arus indeks dan mencatatkan kenaikan, sedangkan 118 saham bergerak mendatar.

Sementara itu investor asing membukukan pembelian bersih saham Rp 61,72 miliar di seluruh pasar, dengan rincian Rp 36,25 miliar di pasar reguler dan sisanya Rp 25,47 miliar di pasar negosiasi dan tunai. Tiga saham yang paling banyak dibeli asing siang ini di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 44,1 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 22,1 miliar, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 14,8 miliar.

Berkebalikan dengan IHSG, kinerja bursa saham di Asia mayoritas bergerak di zona hijau. Indeks Strait Times naik 0,72%, Hang Seng naik 0,21%, PSEi naik 0,73%, Kospi naik 0,07%, dan KLCI naik 0,36%. Hanya Nikkei yang kinerjanya memerah dengan koreksi 0,59%.

(Baca: Meski Investor Kian Optimistis, Bursa Saham Februari Diprediksi Bearis)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha