Gangguan Sistem Facebook Dkk Terparah Sejak 2004

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Desy Setyowati

14/3/2019, 17.25 WIB

Gangguan terjadi selama lebih dari 12 jam dan memengaruhi pengguna keempat platform tersebut di seluruh dunia.

Ilustrasi Facebook
Katadata
Gangguan sistem Facebook, Instagram, Whatsapp, dan Messenger pada hari ini (14/3) terjadi selama lebih dari 12 jam dan memengaruhi pengguna keempat platform tersebut di seluruh dunia.

Gangguan sistem Facebook, Instagram, Whatsapp, dan Messenger pada hari ini (14/3) merupakan yang paling luas dan terlama sejak 2004. Gangguan terjadi selama lebih dari 12 jam dan memengaruhi pengguna keempat platform tersebut di seluruh dunia.

Berdasarkan data Down Detector, Facebook mengalami gangguan sejak Rabu (13/3) malam pukul 23.00 WIB. “Sebagian pengguna masih mengalami gangguan hingga 12 jam. Ini adalah gangguan terlama sepanjang 15 tahun sejarah Facebook," ujar kolumnis teknologi Yahoo, Samuel Hussey, dikutip dari au.news.yahoo.com, Kamis (14/3). Itu artinya, menurut Hussey gangguan ini merupakan yang terparah sejak 2004.

Sementara itu, menurut koresponden teknologi BBC Dave Lee, gangguan sistem ini merupakan yang terlama sejak 2008. “Lamanya waktu dan besarnya jumlah user yang terpengaruh, menjadikan gangguan ini yang terburuk dalam sejarah Facebook,” kata dia dikutip dari BBC.com.

(Baca: Facebook, Instagram, Whatsapp Sempat Alami Gangguan Berjam-jam)

Facebook memiliki 2,3 miliar pengguna di seluruh dunia. Sementara pengguna Instagram dan Whatsapp masing-masing mencapai lebih dari 1 miliar dan 1,4 miliar di dunia. Recode.net pun melaporkan, pengguna Facebook Messenger mencapai 1 miliar di seluruh dunia. Nah, gangguan sistem ini berdampak pada pengguna keempat platform di seluruh dunia.

Mulanya, pengguna Facebook hanya menemukan sebagian halaman yang dimuat. Tak berapa lama, tampilan Facebook bahkan tidak muncul sama sekali. Lantas, petugas administrasi Facebook menyampaikan bahwa perusahaan tengah mengatasi gangguan tersebut, pada pukul 02.03 WIB melalui akun twitternya.

Facebook juga menyampaikan, bahwa gangguan sistem bukan disebabkan oleh serangan DDoS dari para peretas (hacker). Meski begitu, Facebook tidak menjelaskan secara rinci penyebab gangguan sistem tersebut.

(Baca: Bukan Media Sosial Biasa, Instagram Kini Jadi Platform Bisnis)

Berdasarkan data Down Detector, Facebook mengalami gangguan sejak Rabu (13/3) malam pukul 23.00 WIB. Setidaknya, ada lebih dari 18 ribu laporan terkait gangguan sistem di Facebook hingga pagi tadi. Secara rinci, laporan terkait log in 34 %, newsfeed 33 %, dan total black out 31 %.

Platform di bawah naungan Facebook, yakni Instagram juga mengalami gangguan sistem sejak Kamis (14/3) pukul 00.01 WIB. Beberapa pengguna mengeluhkan tidak bisa melakukan log in. Ada yang berhasil log in, namun pengguna mendapat notifikasi error. Lalu, sistem Instagram meminta pengguna untuk log in kembali.

(Baca: Instagram Klaim 70% Pengguna Akun Bisnisnya Serap Tenaga Kerja)

Lalu, beberapa pengguna Whatsapp juga mengeluhkan adanya gangguan sistem. Utamanya, pengguna tidak berkirim foto maupun video. Walaupun, pengguna masih bisa mengirimkan pesan teks. Mengenai gangguan sistem ini, Whatsapp belum juga memberikan tanggapan.

Untungnya, sistem keempat platform ini berangsur pulih. Walaupun, #instagramdown #facebookdown dan #whatsappdown kadung menjadi topik populer di Twitter sejak pagi tadi.

Ganguan Sistem Facebook Sebelumnya

Kejadian serupa pernah dialami platform di bawah naungan Facebook tersebut pada tahun lalu dan awal 2019. Pada November 2018, pengguna di beberapa bagian Amerika Utara kesulitan mengakses layanan Facebook dan Instagram. Di Indonesia, gangguan tersebut hanya terjadi sekitar 30 menit pada tengah malam.

Saat itu, Facebook menjelaskan bahwa sempat terjadi bug atau kesalahan pada server mereka yang mengakibatkan pengguna kesulitan mengakses ketiga aplikasi tersebut. "Hari ini dan sebelumnya, bug di server kami menyebabkan beberapa orang kesulitan mengakses aplikasi. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," kata Facebook.

(Baca: Aplikasi Facebook, Instagram dan WhatsApp Down Hingga 13 Jam)

Kesulitan akses terhadap kedua aplikasi media sosial itu pun membuat pengiklan gerah. Sebab, beberapa perusahaan yang menggunakan ketiga aplikasi ini untuk operasional bisnisnya, tengah gencar berpromosi dalam rangka Black Friday atau perayaan non formal sehari setelah perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat (AS).

Pada 29 Januari 2019, Instagram kembali mengalami gangguan sistem. Menurut situs Down Detector, lonjakan penggunaan membuat Instagram error di AS sejak Senin (28/1), pukul 20.00 waktu setempat. Hal serupa terjadi di Inggris pada Selasa (29/1), pukul 00.20 dini hari waktu setempat.

(Baca: Instagram Down, Pengguna Ramaikan Twitter)

Mark Zuckerberg
Mark Zuckerberg (Alex Edelman/ZUMA Wire/dpa)

Integrasi Sistem Platform

Gangguan sistem ini terjadi di tengah rencana CEO Facebook Mark Zuckerberg mengintegrasikan layanan pengiriman pesan Facebook Messenger, Whatsapp, dan Instagram. Tujuan dari penggabungan ketiga aplikasi tersebut adalah untuk membuat situs jejaring sosial yang lebih terhubung.

(Baca: Mark Zuckerberg akan Integrasikan Whatsapp, Instagram, dan Facebook)

Di bawah infrastruktur yang baru, pengguna Facebook, Whatsapp dan Instagram bakal dapat saling berkirim pesan lintas platform. Zuckerberg percaya bahwa komunikasi privat dan terenkripsi akan menjadi cara yang paling popular di masa depan.

Menurut dia, penyedia platform harus fokus pada privasi pengguna. "Saya berharap versi Messenger dan WhatsApp di masa depan menjadi cara utama orang berkomunikasi di jaringan Facebook,” kata Zuckerberg melalui unggahannya di Facebook, Rabu (6/3).

 

Reporter: Cindy Mutia Annur

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha