Jokowi Dapat Ucapan Selamat Menang Pilpres dari 25 Pemimpin Negara

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Safrezi Fitra

18/4/2019, 17.53 WIB

Beberapa di antaranya, Perdana Menteri Malaysia Tun Mahathir Mohamad, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (tengah) berpidato saat Konser Putih Bersatu di Stadion Utama GBK, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Konser itu merupakan kampanye akbar untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma\'ruf Amin.
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (tengah) berpidato saat Konser Putih Bersatu di Stadion Utama GBK, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Konser itu merupakan kampanye akbar untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengaku mendapatkan ucapan selamat dari para pemimpin negara sahabat terkait kemenangannya versi hitung cepat dalam Pilpres 2019. Menurut Jokowi, ada 25 pemimpin negara sahabat yang memberikan ucapan selamat.

Beberapa pemimpin negara sahabat tersebut, antara lain Perdana Menteri Malaysia Tun Mahathir Mohamad, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Jokowi mengatakan ucapan tersebut disampaikan mereka via sambungan telepon.

"Beliau ucapkan selamat untuk masyarakat Indonesia dan juga kepada Jokowi-Ma'ruf Amin atas keberhasilan Pemilu 17 april 2019 kemarin," kata Jokowi di Resto Plataran, Menteng, Jakarta, Kamis (18/4).

(Baca: KPU Banggakan Pemilu RI, Salah Satu yang Terbesar di Dunia)

Selain itu, Jokowi menyebut 25 pemimpin negara sahabat itu juga mengucapkan selamat atas berlangsungnya pesta demokrasi di Indonesia. Menurut Jokowi, banyak negara lain kagum dengan penyelenggaraan Pemilu 2019. Pasalnya, Pemilu 2019 merupakan salah satu pemilu terbesar di dunia. Ada 813.350 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di lebih dari 17 ribu pulau Indonesia.

Tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 pun cukup tinggi, hampir mencapai 81 persen. Tingkat partisipasi pemilih pada kontestasi politik tahun ini lebih tinggi dibandingkan Pemilu 2014 yang tercatat hanya 75,11 persen.

Angka ini juga di atas target partisipasi pemilih yang telah ditetapkan pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Berdasarkan RPJMN, target partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019 sebesar 77,5 persen. "Ini sebuah pemilu besar yang mungkin negara lain melihat itu betul-betul sangat kagum," kata Jokowi.

(Baca: Koalisi Masyarakat Nilai Penyelenggaran Pemilu 2019 Semrawut )

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN