Sepekan Turun 0,92%, IHSG Masih Terbaik di Asia

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Happy Fajrian

11/8/2019, 14.56 WIB

Seluruh bursa global terhantam sentimen perang dagang yang meluas menjadi perang nilai tukar antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

IHSG selama sepekan lalu turun sebesar 0,92%. Kendati demikian, kinerja IHSG masih lebih baik dibandingkan bursa saham utama di kawasan Asia.
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
IHSG selama sepekan lalu turun sebesar 0,92%. Kendati demikian, kinerja IHSG masih lebih baik dibandingkan bursa saham utama di kawasan Asia.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam tiga hari perdagangan terakhir selalu ditutup positif. Namun, sepanjang pekan ini IHSG turun sebesar 0,92% menjadi di level 6.282,13 dibandingkan 6.340,18 pada pekan sebelumnya.

Pada perdagangan pasar saham dalam negeri hari Senin (5/8), IHSG terkoreksi hingga 2,59%, lalu sehari berikutnya kembali terkoreksi 0,91% menjadi berada di level 6.119,47. Namun sejak Rabu (7/8) hingga Jumat (9/8) secara berturut-turun IHSG naik 1,38%, lalu naik 1,14%, dan terakhir naik 0,12%.

Koreksi IHSG pada dua hari pertama pekan lalu didorong oleh memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok yang berkembang menjadi perang nilai tukar. Akhir pekan lalu nilai tukar yuan terhadap dolar AS menyentuh level terendahnya sejak krisis keuangan global 2008.

Tidak hanya IHSG, seluruh bursa saham global mengalami penurunan cukup dalam pada awal pekan lalu, namun perlahan bangkit menjelang tutup pekan. Bahkan dengan terkoreksi 0,92% sepanjang pekan lalu, kinerja IHSG merupakan yang terbaik di antara bursa saham Asia.

(Baca: Saham Agribisnis Angkat IHSG Menguat Tipis ke 6.282)

Nilai kapitalisasi pasar pada penutupan perdagangan Jumat ini, turun sebesar 0,91% menjadi Rp 7.205 triliun dari Rp 7.271 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Untuk rata-rata nilai transaksi bursa selama sepekan juga turun sebesar 5,93% menjadi Rp 8,62 triliun dari Rp 9,17 triliun pada penutupan pekan lalu.

Sedangkan untuk rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini mengalami kenaikan sebesar 4,96% menjadi 494,484 ribu kali transaksi dari 471,116 ribu kali transaksi. Untuk rata-rata volume transaksi harian BEI mencatatkan penurunan sebesar 5,49% menjadi 15,143 miliar unit saham dari 16,022 miliar unit saham pada pekan sebelumnya.

Sepekan ini, sayangnya investor asing melakukan aksi jual bersih. Tercatat, asing melakukan jual bersih di pasar reguler maupun negosiasi senilai Rp 3,18 triliun sepekan ini. Sementara, di pasar reguler saja, investor asing tercatat jual bersih senilai Rp 2,92 triliun.

(Baca: Perang Dagang AS-Tiongkok Berpotensi Menuju Perang Mata Uang)

Kinerja bursa saham global sepekan:

Indeks

Jumat (2/8)

Jumat (9/9)

Perubahan

Nasdaq

8.004,42

7.959,06

-0.57%

Dow Jones

26.482,77

26.280,68

-0.76%

S&P 500

2.931,89

2.918,57

-0.45%

Strait Times

3.260,93

3.168,46

-2.84%

Shanghai

2.868,14

2.774,76

-3.26%

Hang Seng

26.918,58

2.5939,30

-3.64%

Nikkei

21.063,94

20.676,96

-1.84%

Kospi

1.999,74

1.942,75

-2.85%

IHSG

6.340,18

6.282,13

-0.92%

Sumber: Yahoo! Finance.

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN