Analis Sebut IHSG Naik, Rekomendasi Saham Perbankan dan Infrastruktur

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Ratna Iskana

16/8/2019, 07.57 WIB

Secara teknikal IHSG bergerak naik di tengah tekanan pasar global dan regional.

IHSG, bursa, saham
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Seorang pekerja melintas di layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Sudirman, Jakarta Pusat (08/08). IHSG diproyeksi naik di tengah tekanan global dan regional.

Beberapa analis memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (16/8), bergerak naik secara teknikal dibanding penutupan perdagangan kemarin yang berada di level 6.257,58. Sejumlah analis pun merekomendasikan saham perbankan dan infrastruktur.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta dalam risetnya menilai, level support pertama maupun kedua IHSG hari ini berada pada kisaran 6.190,52 hingga 6.153,64. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua IHSG hari ini memiliki range pada 6.283,60 hingga 6.319,44.

Berdasarkan indikator, MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. "Terlihat pola long white closing marubozu candle yang mengindikasikan masih adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG hari ini sehingga berpeluang menuju ke area resistance," kata Nafan dalam risetnya.

(Baca: Pefindo Perkirakan Realisasi Surat Utang Korporasi 2019 Capai Rp 130 T)

Ada pun Nafan memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

- ASRI, dengan akumulasi beli pada level 304 – 312, dengan target harga secara bertahap di level 318, 332, 370 dan 404. Support: 304, 296 & 288.

- AUTO, dengan akumulasi beli pada area level 1350 – 1400, dengan target harga secara bertahap di level 1425, 1455, 1580, 1705 dan 1830. Support: 1330.

- BBCA, dengan akumulasi beli pada area level 29300 – 30000, dengan target harga secara bertahap di level 30300, 30725 dan 32400. Support: 29050.

- CTRA, dengan akumulasi beli pada area level 1155 – 1200, dengan target harga secara bertahap di level 1235, 1255, 1270 dan 1335. Support: 1155 & 1140.

- ELSA, dengan akumulasi beli pada area level 330 – 336, dengan target harga secara bertahap di level 340, 378, 416 dan 454. Support: 330 & 320.

- MEDC, dengan akumulasi beli pada area level 765 – 780, dengan target harga secara bertahap di level level 790, 805, 820, 860 dan 895. Support: 765 & 745.

 

Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya juga menilai IHSG hari ini berpotensi naik dengan level harga antara 6.123-6.372. Dalam risetnya, William menilai IHSG hari ini masih terlihat berada dalam rentang konsolidasi wajar di tengah gejolak pasar global maupun regional.

Menurutnya, peluang kenaikan IHSG hari ini masih cukup besar, namun momentum koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian. "IHSG hari ini berpotensi naik," kata William dalam risetnya. Beberapa saham rekomendasinya yaitu, BBNI, ASII, JSMR, SRIL, BBCA, ASGR, WIKA, PTPP, ADHI, TLKM, dan HMSP.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi dalam risetnya menyampaikan, pergerakan IHSG membentuk pola bullish counter attack setelah dibuka break out di level psikologis 6.200 dan ditutup menguat mendekati Moving Average 200 hari. Indikasi kuatnya pergerakan IHSG hari ini di tengah gejolak pasar global yang memberikan optimisme kepada investor pada perdagangan selanjutnya.

"Kami proyeksikan IHSG hari ini akan kembali mencoba menguat menguji bearish trend line pada kisaran 6.300 sebagai konfirmasi keluar dari tren negatif jangka menengah," kata Lanjar dalam risetnya.

Meski pun demikian, indikator Stochastic maupun pola Elliot Wave masih memberikan efek yang akan menjadi pemberat pergerakan IHSG hari ini. Rentang pergerakan IHSG hari ini diprediksi berada pada kisaran 6.200-6.310. Saham-saham yang cenderung menarik menurut Lanjar di antaranya INKP, TKIM, WTON, MAIN, GGRM, HMSP, BBNI, BMRI, PGAS, ADRO, ADHI, dan SCMA.

(Baca: Ancaman Resesi Seret Wall Street Turun, Bursa Asia Ikut Rontok)

Sedangkan Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menilai IHSG hari ini diprediksi turun. Secara teknikal indikator Stochastic membentuk deadcross yang mengindikasikan tren pelemahan masih akan berlanjut. "Investor diperkirakan masih akan wait and see di tengah banyaknya ketidakpastian terutama dari sentimen global," kata Dennies dalam risetnya.

Dia menilai IHSG hari ini dipredagangkan dengan level resistance pertama dan kedua berada di level antara 6.290 hingga 6.322. Sementara, support pertama dan kedua IHSG hari ini berada di level 6.194 hingga 6.130.

Dennies merekomendasikan beberapa saham yang bisa dipantau oleh investor pada perdagangan hari ini yaitu ISAT dengan target harga Rp 3.800 hingga Rp 3.850 per saham. PTPP dengan terget harga Rp 2.050 hingga Rp 2.100 per saham. Kemudian saham WSKT juga direkomendasikan dengan target harga Rp 1.950 hingga Rp 2.000 per saham.

(Baca: Lima Negara Ekonomi Besar Terancam Resesi )

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha