Tiga E-commerce Besar Panen Pengguna dan Transaksi saat Pandemi Corona

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Desy Setyowati

30/3/2020, 19.38 WIB

Bukan hanya produk kesehatan dan bahan pokok, penjualan camilan dan makanan sehat di Tokopedia, Lazada, Blibli dan Bukalapak melonjak efek pandemi corona.

Jumlah Pengguna & Transaksi Tokopedia-Bukalapak Melonjak Imbas Corona
ANTARA FOTO/APRILLIO AKBAR
Ilustrasi, warga memilih barang-barang belanjaan yang dijual secara daring di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Jumlah pengguna dan transaksi platform e-commerce  seperti Tokopedia, Lazada, dan Bukalapak melonjak selama periode pandemi corona. Produk yang paling banyak dibeli yakni masker kesehatan, hand sanitizer, dan bahan pokok.

Selain produk kesehatan dan sembako, Lazada mencatat penjualan camilan, makanan dan minuman siap saji meningkat. “Kenaikan tidak hanya pada transaksi, tetapi juga jumlah pembuatan akun baru di platform kami,” kata Chief of Customer Experience Lazada Indonesia Ferry Kusnowo kepada Katadata.co.id, Senin (30/3).

Sejalan dengan hal itu, perusahaan berfokus memudahkan pengguna mencari produk yang diinginkan. Selain itu, Lazada memastikan ketersediaan produk.

(Baca: Seperti Tokopedia, E-Commerce Lain Blokir Penjual Nakal di Masa Corona)

Peningkatan transaksi juga terjadi di platform Tokopedia, terutama produk kesehatan dan bahan pokok. “Produk yang paling banyak dicari seperti masker, cairan antiseptic hingga camilan sehat," ujar VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak.

Begitu juga di Bukalapak. Sebelum ada pandemi corona, barang elektronik dan peralatan rumah tangga merupakan produk yang paling banyak dibeli. Kini, produk dan alat penunjang kesehatan lah yang paling dicari konsumen.

"Sepanjang Maret, kami mencatat peningkatan double digit (10% lebih) untuk pengguna baru," ujar Head of Corporate Communications Bukalapak Intan Wibisono. (Baca: Bukalapak dan Tokopedia Bersiap Blokir Penjual Online Klorokuin)

Untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan, perusahaan memastikan ketersediaan bahan pokok dan alat kesehatan. Namun, tentunya dengan harga yang wajar.

Penjualan produk kesehatan, makanan ringan dan instan di Blibli pun melonjak selama pandemi corona. “Memasuki tahap kerja di rumah, peningkatan pembelanjaan mulai beralih ke produk makanan segar, multivitamin dan suplemen, serta obat-obatan," ujar Vice President of Public Relations Blibli Yolanda Nainggolan. 

Blibli juga menjamin ketersediaan produk, terutama bahan pangan dan kesehatan. (Baca: Beberapa E-Commerce Batasi Pembelian Sembako dan Alat Kesehatan)

 

Reporter: Cindy Mutia Annur

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan