Seperti Tokopedia, E-Commerce Lain Blokir Penjual Nakal di Masa Corona

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Happy Fajrian

24/3/2020, 20.39 WIB

Berdasarkan pantauan Katadata.co.id, cukup banyak penjual nakal di platform e-commerce yang melambungkan harga jualnya memanfaatkan pandemi corona.

tokopedia, bukalapak, blibli, lazada, shopee, penjual nakal, e commerce, virus corona, pandemi corona
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Harga masker sempat melambung tinggi di platform e-commerce, memanfaatkan kondisi pandemi corona yang terjadi. Tokopedia dan e-commerce lainnya pun menindak tegas penjual-penjual nakal yang melambungkan harga di platformnya masing-masing.

Tokopedia telah memblokir permanen ribuan akun pelapak yang menjual produk kesehatan seperti masker kesehatan dan hand sanitizer dengan harga tinggi jauh di atas harga pasar, memanfaatkan wabah virus corona Covid-19.

Tak hanya Tokopedia, beberapa e-commerce lainnya mengambil langkah serupa dalam menangani pelapak-pelapak nakal. Seperti Shopee yang juga telah menutup ribuan akun penjual nakal, atau Blibli yang memberi peringatan keras dan menangguhkan penjualan produk terkait.

"Hingga saat ini kami telah menutup lebih dari 3 ribu akun penjual nakal yang melanggar aturan seperti melambungkan harga jauh di atas harga pasar, menggunakan judul serta deskripsi yang memanfaatkan dampak wabah virus Covid-19," ujar Public Relations Lead Shopee Indonesia Aditya Maulana Noverdi kepada Katadata.co.id, Selasa (24/3).

Dia menegaskan bahwa  perusahaan selalu berupaya memenuhi barang-barang khususnya kebutuhan pokok dan produk kesehatan bagi pengguna di tengah situasi pandemi corona. Shopee juga turut mengimbau masyarakat untuk meminimalisir aktivitas di luar rumah dengan memberikan akses terhadap kebutuhan melalui kampanye #BelanjaDariRumah.

(Baca: Tokopedia, OVO, dan Grab Patungan Donasi Rp 3 Miliar Lawan Corona )

Sehingga, penting bagi perusahaan untuk selalu memantau situasi terkini. "Termasuk situasi di dalam aplikasi terkait ketersediaan serta harga dengan berkomunikasi terus dengan para mitra penjual untuk memastikan harga yang dijual sesuai," ujarnya.

Senada,  Senior Key Account Manager Consumer Goods Blibli Priscilia Cynthia mengatakan bahwa pihaknya terus memantau  produk-produk yang dijual di atas harga pasaran. "Kami akan melakukan peringatan keras dan penangguhan produk jika menemukan merchant yang menyalahi aturan," ujarnya kepada Katadata.co.id. 

Priscilia mengatakan, hal itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan produk dengan harga yang sesuai di platformnya agar seluruh pelanggan dapat berbelanja dengan nyaman.

Sementara itu Lazada mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam menindak penjual yang menjual produk kesehatan maupun bahan pokok dengan harga melampaui batas wajar di pasar.

(Baca: Tokopedia Blokir Permanen Ribuan Akun yang Jual Mahal Produk Kesehatan)

"Hingga saat ini, kami sudah melakukan tindakan tegas kepada cukup banyak penjual yang melanggar," ujar Chief of Customer Experience Lazada Indonesia Ferry Kusnowo kepada Katadata.co.id pada kesempatan berbeda.

Dia juga mengatakan bahwa Lazada juga terus memonitor para penjual untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan produk terkait di platformnya. 

Sedangkan Tokopedia, tidak hanya memblokir permanen ribuan akun, Co-founder dan Vice-Chairman Tokopedia Leontinus A. Edison mengatakan, bahwa pengguna juga bisa ikut berpartisipasi aktif untuk melaporkan para penjual nakal melalui fitur 'Laporkan' di platform onlinenya.

Nantinya laporan tersebut akan ditindaklanjuti Tokopedia. "Di produk kesehatan sudah ada puluhan ribu yang kami blokir dan kami akan terus menyempurnakan sistem otomatisasi kami," ujar Leontinus, Senin (23/3).

(Baca: Akun Pelapak E-Commerce yang Jual Gula Mahal Diblokir dan Izin Dicabut)

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin pun mengatakan, perusahaan juga telah menindak para penjual nakal di platformnya. "Kami menindak pelapak yang mengambil keuntungan tidak wajar dalam kondisi seperti ini dan kami akan terus memantau dan menindak tegas mereka apabila diperlukan," ujar Rachmat, Senin kemarin.

Sebelumnya, Katadata.co.id menemukan masker kesehatan yang dijual Rp 728 ribu oleh akun Seasonkerfien2101 di platform Bukalapak. Sedangkan sekotak masker N95 dibanderol Rp 1,2 juta oleh akun Belgia Store. Toko bernama siswoyo House di Tokopedia juga menjual sekotak masker bedah Rp 3 juta. Akun sumbeRezeki08 menjual masker N95 Rp 1,5 juta.

Begitu juga dengan penjual Shopee. Sekotak masker N95 dijual Rp 2,3 juta oleh akun sabripatmarket. Lalu, masker bedah dibanderol Rp 950 ribu oleh akun tokojhunaidi. Di Lazada, masker bedah berisi 100 kotak bahkan dijual Rp 24,5 juta oleh akun IBINKSTORE94. Sedangkan masker N95 dijual Rp 2,8 juta oleh akun Salim Store 1582078529.

Begitu juga di Blibli, sekotak masker N95 dijual Rp 2,1 juta oleh akun Moradolio Store. Akun Best Deal Accesories Corner menjual sekotak masker bedah seharga Rp 450 ribu.

(Baca: Tokopedia hingga Bukalapak Respons Harga Masker Jutaan Rupiah)

 

Reporter: Cindy Mutia Annur

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan