Premier Oil Akan Akuisisi Data Seismik Tiga Dimensi di Laut Andaman

Anggita Rezki Amelia
9 Desember 2018, 06:00
Migas
Katadata | Dok.

Perusahaan minyak dan gas multinasional, Premier Oil, berencana  membeli data hasil survei seismik tiga dimensi (3D) di perairan Andaman, Aceh dari sebuah perusahaan jasa survei. Uji seismik ini berlokasi dekat dengan wilayah kerja Andaman II yang dilakukan Premier Oil.

Premier membeli data seismik tersebut karena sejalan dengan kepentingan perusahaan. Dalam hal ini, seismik 3D merupakan bagian dari komitmen pasti tiga tahun pertama perusahaan asal Inggris tersebut di Blok Andaman II. 

Sumber Katadata.co.id mengatakan, Premier akan membeli data hasil survei setelah pihak ketiga selesai melakukan seismik. Targetnya, seismik kelar di akhir tahun ini.

(Baca: Premier Oil Akan Lakukan Survei Seismik 3D di Andaman II Tahun Ini)

Pihak ketiga yang akan melakukan survei seismik ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sayang, sumber tersebut belum mau memerinci nama perusahaan survei yang akan melakukan seismik tiga dimensi ini.

“Jadi ada perusahaan yang melakukan seismik dan akan menjual datanya. Premier termasuk salah satu KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) yang berencana membeli datanya. Wilayahnya di sekitar Laut Andaman di pantai Aceh bagian Timur Utara,” ujar sumber tersebut kepada Katadata.co.id.

Mengutip situs resminya, Premier sudah melakukan kegiatan seismik dua dimensi (2D) di Andaman II.  Premier mengidenfitikasi banyak potensi yang signifikan di blok tersebut yang sebelumnya dilakukan Premier. Alhasil, untuk membuktikan hidrokarnbon di wilayah kerja tadi, Premier memerlukan seismik 3D.

Di Blok Andaman II, Premier memiliki komitmen tiga tahun pertama dengan total investasi US$ 7,550 juta. Dana itu untuk satu studi geologi & geofisika (G&G) dan kegiatan seismik 3D yang membentang 1.850 kilometer persegi. 

(Baca: Premier Oil Pasok Minyak Mentah ke Pertamina Mulai Tahun 2019)

Sementara itu, bonus tanda tangan yang disetor konsorsium itu pada pemerintah sebesar US$ 1 juta. Perusahaan ini rencananya akan mengebor sumur eksplorasi pada tahun 2021.

Kontrak Blok Andaman II menggunakan skema kontrak gross split dan telah diteken pada 5 April 2018 lalu. Andaman II berlokasi di laut Andaman di sebelah utara Aceh. Blok ini dimenangkan oleh Konsorsium Premier Oil Andaman Limited - KrisEnergy (Andaman II) Ltd - Mubadala Petroleum (Andaman 2) RCS Ltd.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...