Memahami Abrasi dari Pengertian sampai Regulasinya

Siti Nur Aeni
25 Oktober 2021, 18:54
Pengendara motor melintasi jalan yang rusak tergerus abrasi di Desa Cemarajaya, Cibuaya, Karawang, Jawa Barat, Selasa (27/4/2021). Abrasi laut dan hantaman gelombang tinggi yang menerjang akses jalan penghubung antarwilayah itu berpotensi mengancam kesel
ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar/aww.
Pengendara motor melintasi jalan yang rusak tergerus abrasi di Desa Cemarajaya, Cibuaya, Karawang, Jawa Barat, Selasa (27/4/2021). Abrasi laut dan hantaman gelombang tinggi yang menerjang akses jalan penghubung antarwilayah itu berpotensi mengancam keselamatan dan permukiman warga serta merusak jalur perekonomian.

Dalam jurnal Swara Bhumi juga dijelaskan beberapa hal yang dapat menyebabkan abrasi, antara lain:

  1. Penurunan permukaan tanah.
  2. Perubahan iklim global.
  3. Tanaman penghambat laju abrasi jumlahnya sedikit.
  4. Kerusakan hidrodinamika gelombang.
  5. Aktivitas ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar pantai seperti pembukaan tambak yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan.

Dampak Abrasi

Dampak yang disebabkan oleh adanya erosi pantai ini sangat beragam. Mengutip dari jurnal Swara Bhumi, berikut ini dampak abrasi di berbagai bidang.

1. Dampak Lingkungan Sosial

Pantai berhubungan langsung dengan kehidupan manusia. Banyak desa dan pemukiman warga yang tinggal di daerah pantai. Ketika pantai mengalami abrasi, maka tak jarang tempat tinggal masyarakat ikut terkena dampaknya.

2. Dampak Ekonomi

Perubahan iklim yang menyebabkan permukaan laut naik turut berdampak di sektor ekonomi. Adanya erosi dapat memberikan dampak yang cukup signifikan terutama bagi nelayan. Area pesisir pantai yang semakin menipis juga berdampak pada penempatan kapal yang biasanya berlabu di pinggir pantai.

3. Dampak Budaya

Masyarakat yang sudah sejak lama tinggai di daerah pesisir pantai seringkali sulit memisahkan diri dengan daerah tersebut. Bagi mereka pantai bukan hanya tempat mencari nafkah dan area tempat tinggal, namun juga sarat akan nilai leluhur.

Masyarakat yang terdampak abrasi terkadang mengalami kebingungan untuk meninggalkan tempat tersebut atau bertahan. Karena tempat tersebut sudah cukup bersejarah baginya, akhirnya membuat masyarakat sulit mengambil keputusan.

Selain dampak di tiga bidang tersebut, menurut penjelasan di kkp.go.id, dampak yang ditimbulkan dari adanya erosi pantai antara lain:

  1. Penyusutan garis pantai sehingga daratan utama berkurang dan berbahaya bagi masyarakat yang tinggal di daerah tersebut.
  2. Merusak hutan bakau yang ada di wilayah tersebut.
  3. Sumber daya ikan dan plasma nutfah menjadi berkurang.

Cara Mencegah Abrasi

Dalam kkp.go.id, juga dijelaskan tentang penanggulangan atau cara mncegah abrasi. Berikut ini penjelasannya.

1. Penanaman pohon bakau

Pohon bakau merupakan tanaman yang akarnya menjulur ke dalam air pantai. Pohon ini biasanya di tanam sejajar dengan garis pantai dan menjadi pembatas antara air dengan daerah berpasir. Akar pohon ini kuat sehingga bisa menahan gelombang dan arus yang mengarah ke bibir pantai. Dengan demikian batuan dan tanah di sekitar pantai tidak hancur.

2. Memelihara terumbu karang

Cara mencegah abrasi selanjutnya yaitu dengan memelihara terumbu karang yang berfungsi untuk memecah gelombang. Apabila ekosistem tersebut terjaga maka erosi dapat dicegah.

3. Melarang penambangan pasir

Aktivitas manusia seperti penambangan pasir menjadi salah satu penyebab abrasi. Maka dari itu, sudah sepatutunya pemerintah melalui regulasi yang ditetapkannya tegas merangan penambangan pasir yang merugikan lingkungan. Hal ini perlu dilakukan agar ketersediaan pasir di laut tetap terjaga, sehingga gelombang air tidak sampai ke garis pantai.

Regulasi Tentang Abrasi

Melansir dari laman kkp.go.id, dijelaskan bahwa pemerintah sudah mengeluarkan berbagai regulasi yang mengatur tentang bencana alam ini. Regulasi tersebut terangkum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 64 tahun 2010 tentang Mitigasi Bencana di Wilayah Persisir dan Pulau-pulau Kecil. Salah satu pasal dalam peraturan tersebut juga menjelaskan bahwa mitigasi bencana dapat dilakukan dengan sistem fisik maupun non fisik.

Itulah beberapa hal tentang abrasi yang penting untuk diketahui. Hal ini semata-mata agar kita semua lebih peka dan berpartisipasi aktif dalam mencegah terjadinya kerusakan lingkungan khususnya di daerah pantai.

Halaman:

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...