Inisiatif Pangan Indofood Raih Katadata Green Initiative Awards

Image title
Oleh Yandi M. Rofiyandi
27 September 2023, 18:57
VP Commercial Katadata Marahandikha berswafoto usai memberikan awarding kepada para penerima Katadata Green Initiative Award Kategori Consumer Goods di Kempinski, Jakarta, Selasa (26/9). Dalam malam penganugerahan Katadata Green Initiative Award PT Unilev
Muhammad Zaenuddin|Katadata
VP Commercial Katadata Marahandikha berswafoto usai memberikan awarding kepada para penerima Katadata Green Initiative Award Kategori Consumer Goods di Kempinski, Jakarta, Selasa (26/9). Dalam malam penganugerahan Katadata Green Initiative Award PT Unilever Indonesia Tbk, PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Procter & Gamble (P&G) terpilih menjadi penerima award dalam Kategori Consumer Goods.

Indofoods meraih “Katadata Green Initiative Awards”.  Perusahaan ini mendapatkan penghargaan untuk kategori consumer goods. Penghargaan tersebut merupakan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang menerapkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan dampak positif bagi lingkungan dan menciptakan sistem yang berkelanjutan.

“Berbagai inovasi Indofood dalam mengatasi ketersediaan pangan patut diapresiasi. Award ini layak diberikan,” demikian keterangan Katadata Insight Center (KIC) dalam pemberian penghargaan pada 26 September 2023 di Jakarta. 

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan KIC dalam penghargaan ini di antaranya komitmen dan inovasi perusahaan dalam aksi hijau seperti transisi energi bersih. Demikian juga aksi korporasi dalam merealisasikan langkah produksi yang rendah emisi, pembiayaan berkelanjutan, dan sebagainya. 

Selain sektor consumer goods, ada kategori lain dalam “Katadata Green Initiative Awards”. Kategori tersebut yakni perbankan; energi dan pertambangan; teknologi dan transportasi; serta lembaga pemerintah dan masyarakat sipil. 

Inovasi dan Ekonomi Insklusif Indofood  

Beragam gangguan telah mengguncang dunia beberapa waktu lalu. Pandemi Covid-19, perubahan iklim dan ketegangan geopolitik –seperti yang terjadi antara Rusia dan Ukraina, tak pelak telah mempengaruhi global value chain atau rantai nilai global. Akibatnya, barang-barang pokok pun terkena imbas. Termasuk Indonesia yang tidak memproduksi gandum, tetapi menjadi importir komoditi ini  terbesar nomor 11  di dunia.

Namun Indofood lekas mencari solusi. Salah satunya dengan memperkuat kemitraannya dengan UMKM lokal untuk mengurangi dampak tersebut. Salah satu contoh public private partnership yang baik adalah kemitraan sistem closed-loop

Model kerja sama ini mencakup dukungan praktik pertanian yang baik, pemetaan risiko perubahan iklim dan mitigasi melalui public private partnership antara pemerintah, petani dan pemangku kepentingan yang terkait. Hal ini membantu diversifikasi pilihan rantai pasokan dan membantu mengurangi gangguan rantai nilai global serta menciptakan ekonomi yang lebih tangguh. 

“Melalui model bisnis inklusif, Indofood telah memberdayakan ribuan petani, UMKM, dan keluarganya. Kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi Indofood sebagai sebuah perusahaan, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat yang ada dalam rantai nilai kami,” ucap Direktur Indofood, Axton Salim.

Dalam rangka memperkuat pasokan bahan baku untuk memproses produksi, perusahaan bekerja sama dengan lebih dari 20 ribu petani kentang, cabai, singkong, gula kelapa dan peternak sapi, serta dengan 48 ribu petani plasma kelapa sawit. Perusahaan juga mengembangkan program produksi bibit kentang industri untuk mengurangi impor komoditas kentang.

Melalui model bisnis inklusif, Indofood telah memberdayakan ribuan petani, UMKM, dan keluarganya. Kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi Indofood sebagai sebuah perusahaan, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat. Diversifikasi sumber serta peningkatan kapasitas dan ketahanan para petani lokal, sangatlah penting guna menyeimbangkan antara pasokan impor dan lokal.

Halaman:

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...