Artikel ini membahas ancaman krisis regenerasi petani di Indonesia, ditandai menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian yang mengancam ketahanan pangan masa depan.
Pemerintah memfokuskan kebijakan ketahanan pangan nasional pada 2026 ke sektor protein, setelah sebelumnya mengklaim capaian swasembada beras atau komoditas karbohidrat memenuhi cadangan pasokan.
Taiwan membangun ketahanan pangan dan kesiapsiagaan bencana yang kuat, menawarkan pelajaran berharga bagi Indonesia yang memiliki kesamaan struktural sebagai pulau rawan bencana.
Ancamana ketahanan pangan dan risiko PHK membayangi langkah pemerintah untuk menertibkan hak guna usaha (HGU) lahan milik TNI Angkatan Udara yang berperan penting dalam ketahanan negara.
Program Pertapreneur Aggregator Pertamina 2025 fokus membina UMKM pangan fungsional agar berstandar, berdaya saing, dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.
Swasembada pangan perlu dipandang sebagai bagian dari strategi mitigasi bencana untuk memastikan produksi pangan domestik mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, bahkan dalam situasi darurat.
Kadin menggelar Road to Jakarta Food Security Summit (JFSS) 2026 bertajuk Ketahanan Pangan untuk Menjaga Kedaulatan Bangsa yang digelar di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Kampanye swasembada beras pada 1980-an membuat beras diasosiasikan sebagai simbol ketahanan pangan. Ketergantungan pada beras menciptakan kerentanan pada sistem pangan di Indonesia.
Di panggung COP 30 Brasil, Pupuk Indonesia menunjukkan inisiatif ekonomi sirkular mampu memangkas emisi, mendorong inovasi hijau, dan memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan.