Top News: Buku SBY soal Cawe-cawe Jokowi, Cina Untung Prabowo Menang

Aryo Widhy Wicaksono
23 Februari 2024, 05:45
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyapa warga di Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (16/1/2024).
ANTARA FOTO/Anis Efizudin/nym.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyapa warga di Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (16/1/2024).

Merujuk hasil rekapitulasi sementara suara Komisi Pemilihan Umum, saat ini suara Golkar berada di urutan kedua dengan 15,12% suara di bawah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang meraup 16,89% suara.

Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Golkar Maman Abdurrahman meyakini perolehan kursi Golkar di DPR akan menjadi yang terbanyak di pemilu 2024.

“Berdasarkan data kami sekarang, terakhir kami update, kami kurang lebih Insya Allah aman paling minimal di angka 102 kursi,” kata Maman seperti dikutip, Kamis (22/2).

4. Spesifikasi Realme Note 50 Kamera AI Rp 1 jutaan, Dirilis Hari Ini

Realme Note 50 meluncur di Indonesia hari ini (22/2). Ponsel asal Cina ini dibanderol Rp 1 jutaan. Smartphone itu membawa teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) pada fitur kamera.

Realme Note 50 menghadirkan high-definition AI Dual Camera dengan konfigurasi kamera utama 13 megapiksel. Teknologi AI akan menghasilkan foto yang proporsional dalam hal resolusi dan reproduksi warna.

Kamera itu mendukung berbagai fitur umum seperti perekaman video 1080P, mode malam, mode potret, HDR, AI scene recognition, dan lainnya.

Selain itu, Realme Note 50 membawa fitur mini capsule untuk menampilkan penggunaan data, status pengisian daya, dan penghitungan langkah menjadi lebih terlihat. Fitur ini dapat berfungsi menghadirkan informasi penting secara langsung kepada pengguna.

5. Temuan Komnas HAM: ASN Desa hingga Gubernur Tak Netral pada Pemilu

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI mengungkap temuan aparatur sipil negara (ASN) yang tidak netral selama Pemilihan Umum 2024. Sebarannya mulai dari ASN level desa hingga gubernur di beberapa daerah.

"Temuan terkait dengan netralitas aparat negara sangat berhubungan dengan politik uang untuk pemenangan peserta pemilu tertentu," kata anggota Komnas HAM Saurlin P. Siagian di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/2).

Temuan itu, di antaranya 12 kepala desa di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, menyatakan dukungannya kepada salah satu peserta pemilu.

Selain itu, Komnas HAM juga menemukan adanya aktivitas rapat koordinasi kepala desa di Kabupaten Temanggung untuk pemenangan peserta pemilu tertentu.

"Kami juga menemukan adanya arahan Wali Kota Samarinda kepada jajarannya untuk memilih peserta pemilu tertentu. Contoh lain juga adalah seorang ASN di Kabupaten Cianjur tertangkap tangan melakukan politik uang untuk pemenangan peserta pemilu tertentu," kata Saurlin.

 

Halaman:

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...