Kemenhub Prediksi 40% Pemudik Belum Kembali ke Jakarta

Michael Reily
10 Juni 2019, 20:00
Masih ada pemudik yang belum kembali ke Jakarta.
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Kemenhub memperkirakan masih ada 40% pemudik yang belum kembali ke Jakarta.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan, masih ada sekitar 35-40% pemudik yang belum kembali ke Jakarta. Karena itu, Kemenhub masih akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, guna mengantisipasi kemacetan selama arus balik lebaran.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi memperkirakan, jumlah kendaraan yang kembali ke Jakarta melalui tol Cikampek masih akan tinggi hingga besok (13/6). “Masih kami siapkan (langkah antisipasi kemacetan),” ujar dia di kantornya, Jakarta, Senin (10/6).

(Baca: Macet Arus Balik 2019, Pengamat Soroti Manajemen Waktu Cuti Bersama)

Kemenhub bersama pemangku kepentingan lainnya terus mengevaluasi skema lalu lintas yang diterapkan selama arus balik lebaran 2019. Termasuk di antaranya, Kemenhub mengkaji efektivitas rekayasa lalu lintas satu arah (one way) dalam mengurai kemacetan.

Jasa Marga juga memperkirakan, masih ada sekitar 400 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jakarta. Jumlah tersebut sekitar 25% dari total 1,6 juta kendaraan yang melakukan mudik sebelum lebaran 2019.

Berdasarkan catatan Jasa Marga, ada 334.367 kendaraan yang kembali ke Jakarta melalui Gerbang Tol Cikarang Utama pada 7-9 Juni 2019. Rinciannya, 73.848 kendaraan kembali ke Jakarta pada 7 Juni 2019. Lalu, 93.845 dan  166.674 kendaraan melintasi tol Jakarta-Cikampek pada 8 dan 9 Juni 2019.

(Baca: Puncak Arus Balik Kemarin, 166 Ribu Kendaraan Kembali ke Jakarta)

Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani menyampaikan, jumlah kendaraan yang melewati tol Cikampek pada 9 Juni 2019 melampaui puncak arus balik pada lebaran tahun lalu, yang hanya 130.125. “Kami masih amati (arus balik lebaran) selama tiga hari ini,” ujarnya.

Meski begitu, ia mencatat kontribusi kendaraan yang menggunakan tol selama mudik lebaran tergolong kecil terhadap total pendapatan Jasa Marga. Sebab, peningkatan kendaraan yang melintasi tol untuk mudik lebaran hanya berlangsung sekitar 14 hari.

(Baca: Kemenhub Siapkan Beberapa Strategi Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait