Riset KIC-Kredivo: Produk Busana Paling Laris di E-Commerce

Produk fashion di e-commerce menjadi favorit konsumen laki-laki dan perempuan. Penjualan produk ini tertinggi di e-commerce.
Image title
4 Agustus 2020, 16:31
Riset: Penjualan Produk Busana Paling Tinggi di E-Commerce
Stanisic Vladimir/123rf
Ilustrasi e-commerce

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Riset Kredivo dan Katadata Insight Center (KIC) menunjukkan, penjualan produk busana (fashion) merupakan yang tertinggi di e-commerce. Alhasil, semakin banyak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di industri tekstil yang memasarkan produknya di platform digital.

Porsi penjualan produk busana mencapai 30% dari total transaksi. Sedangkan produk kecantikan 16%.

"Produk fashion itu favorit, baik bagi laki-laki dan perempuan," kata Direktur Riset KIC Mulya Amri saat konferensi pers secara virtual, Selasa (4/8).

Secara rinci, produk yang paling banyak dibeli oleh konsumen laki-laki secara berurutan yakni busana, pulsa, gawai, dan otomotif. Sedangkan perempuan yaitu busana, kesehatan dan kecantikan, peralatan rumah tangga, dan makanan.

Mengacu pada laporan McKinsey & Company yang berjudul 'The State of Fashion 2019', konsumen ingin produk fashion dan kecantikan terbaru di platform e-commerce dengan harga yang terjangkau. Apalagi, ada bergaam model dan merek busana yang tersedia di e-commerce.

Oleh karena itu, kedua produk ini diburu saat festival belanja seperti Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12, Single’s Day 11.11 dan Super Shopping Day 9.9.

Meski begitu, penjualan produk gawai dan elektronik menjadi yang paling besar dari sisi nilai transaksi. "Ini wajar karena gadget harganya lebih mahal," kata Amri.

Busana pun diperkirakan masih akan menjadi produk yang paling banyak dibeli pada tahun ini. "Walaupun ada pergeseran (saat pandemi corona), konsumen tetap percaya untuk bertransaksi menggunakan online," katanya.

Sejalan dengan data-data tersebut, perusahaan teknologi finansial pembiayaan (fintech lending) Kredivo pun berfokus menyasar segmen pasar e-commerce khusus di bidang busana. “Kami optimistis, tren fashion meningkat lagi,” ujar Head of Marketing Kredivo India Andamari.

Kredivo juga mencermati penjualan produk kebutuhan pokok dan kesehatan di e-commerce. Sebab, kedua produk ini semakin diminati masyarakat selama pandemi Covid-19.

Hal itu tecermin pada Databoks di bawah ini:

Saat ini, 70% transaksi pembiayaan paling banyak di e-commerce. "Kami akan berfokus ke transaksi di marketplace. Setiap pemain e-commerce kami sediakan pembiayaan yang fleksibel," ujar General Manager Kredivo Lily Suriani.

 

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait