Unit Bisnis Gojek, Loket Luncurkan Fitur yang Sasar Kreator Konten

Loket meluncurkan layanan yang berfokus menyasar kreator konten skala kecil hingga menengah. Sebelumnya Gojek merilis fitur serupa untuk membidik pembuat acara yang lebih luas.
Image title
22 September 2020, 19:10
Unit Bisnis Gojek, Loket Luncurkan Fitur yang Sasar Konten Kreator
loket
Ilustrasi platform Loket

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Unit bisnis Gojek, Loket meluncurkan layanan yang menyasar kreator konten skala kecil hingga menengah yang diberi nama Loket Live Studio. Fitur ini memungkinkan pembuat konten mengelola acara secara mandiri.

VP Commercial Loket Ario Adimas mengatakan, content creator pembuat acara skala kecil dan menengah bermunculan saat pandemi corona. Mereka membuat acara hingga lokakarya (workshop) terkait finansial, pemasaran sampai menjadi pramugari.

Sebelumnya penyelenggaraan acara lebih banyak datang dari korporasi. "Trennya ke depan, kategorinya lebih beragam dan ada banyak workshop yang digelar," kata Ario saat konferensi pers virtual, Selasa (22/9).

Head of Loket Tubagus Utama menambahkan, penyelenggaraan acara skala kecil dan menengah rerata bertujuan mencari peluang pendapatan baru di masa pagebluk Covid-19. Perusahaan mencatat, sekitar 2.800 penyelenggara menggelar 7.200 lebih acara selama pandemi. Total tiket yang terjual 500 ribu.

Oleh karena itu, perusahaan meluncurkan Loket Live Studio. "Ini untuk mendorong para pengguna dan pembuat acara terus bertahan di tengah pandemi virus corona," ujar Bagus.

Ia menyampaikan, pembuat konten bisa mengatur halaman hingga tampilan acara sendiri melalui Loket Live Studio. Loket akan menyebarkan tiketnya melalui aplikasi maupun GoTix, di platform Gojek.

Pembeliannya juga bisa menggunakan GoPay, LinkAja dan kartu kredit. Pembuat acara bakal mendapatkan laporan penjualan.

Sedangkan pelanggan akan mendapatkan tautan laman siaran langsung (live streaming) untuk menyaksikan acara. Mereka juga bisa berinteraksi dengan pembuat acara melalui fitur percakapan (chat). 

Loket mengenakan komisi 5% dari harga tiket yang terjual kepada content creator. Lalu memungut Rp 5.000 per transaksi kepada konsumen, sebagai biaya menonton atau streaming fee.

Gojek mengakuisisi startup manajemen acara itu pada 2017.  Decacorn Tanah Air ini juga menyediakan layanan untuk memfasilitasi pembuatan acara, yakni GoPlay Live.

Perusahaan menyatakan, Loket Live Studio dan GoPlay Live saling melengkapi. 

GoPlay Live menayangkan siaran langsung berbagai acara mulai dari konser, festival, atau pegelaran lain secara interaktif. Fitur yang tersedia yakni ShoutBox atau Question and Answer untuk tanya jawab, Running Text, Private Group Chat, Cast to TV untuk menonton pada layar lebar, dan Live Shopping and Merchandise.

CEO GoPlay Edy Sulistyo mengatakan, Covid-19 mengubah perilaku konsumen dalam mengonsumsi hiburan. "Tren ke arah sana (menonton acara secara online)," kata dia, Juli lalu (23/7).

Gojek dan Loket bersaing dengan beberapa startup dalam menyediakan layanan penyelenggaran acara seperti KiosTix dan Tiket.com. KiosTix membuat platform live streaming #KiosLive untuk memfasilitasi industri acara.

Pembuat acara dapat mendaftar di situs KiosTix, dan akan mendapatkan layanan distribusi, akses online hingga laporan penjualan.

Sedangkan Tiket.com mencatat bahwa penjualan tiket acara online meningkat selama pandemi. Awalnya perusahaan memperkirakan, kenaikan baru akan terjadi pada akhir tahun.

"Tapi ternyata Juni sudah lumayan. Ada live event yang kami buat dan hasilnya cukup bagus," kata Chief Marketing Officer (CMO) Tiket.com Gaery Undarsa, Juli lalu (7/7).

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait