Dongkrak Transaksi, Gim dan Live Streaming Jadi Tren Baru E-Commerce

Tokopedia dan Shopee mencatatkan peningkatan kunjungan dan transaksi selama pandemi corona. Gim online dan fitur live streaming diminati.
Image title
6 Juli 2020, 08:30
Dongkrak Transaksi, Gim dan Live Streaming Jadi Tren Baru E-Commerce
Stanisic Vladimir/123rf
Ilustrasi e-commerce

Transaksi di platform e-commerce melonjak, karena konsumen beralih ke metode belanja online imbas pandemi corona. Perusahaan seperti Tokopedia, Shopee dan Lazada pun berlomba-lomba memberikan pengalaman berbelanja yang menarik untuk menggaet konsumen.

Gim dan berjualan dengan cara siaran langsung (live streaming) menjadi tren baru di tengah pandemi Covid-19. Shopee misalnya, menyediakan fitur Shopee Live sejak Juni tahun lalu.

Public Relations Lead Shopee Indonesia Aditya Maulana mengaku, fitur itu meningkatkan jumlah kunjungan ke toko pedagang. "Dalam beberapa bulan terakhir, Shopee Live menjadi alat vital bagi penjual dalam menjajakan produknya dan memastikan kualitas barang terjamin, secara langsung," ujar dia kepada Katadata.co.id, beberapa waktu lalu (2/7).

Sepanjang April, Shopee Live ditonton 120 juta kali. "Kami juga melihat peningkatan waktu menonton 70% dibandingkan Februari,” katanya.

Advertisement

Shopee mencatat, fitur live streaming itu meningkatkan penjualan rata-rata 3,5 kali lipat selama pandemi virus corona. (Baca: Tiga E-commerce Besar Panen Pengguna dan Transaksi saat Pandemi Corona)

Fitur tersebut membuat penjual seolah-olah menjajakan barang langsung kepada konsumen, seperti di pasar atau mal. Aditya optimistis, tools seperti ini akan menjadi tren tahun ini.

Tokopedia juga meluncurkan fitur serupa bernama Tokopedia Play pada April lalu, atau saat ramadan. Perusahaan mencatat, kontribusi fitur ini terhadap transaksi terus meningkat.

Head of Product Tokopedia Play Cynthia Limin mengatakan, fitur itu membantu konsumen beralih secara bertahap dari belanja offline menjadi online. "Konsumen bisa berinteraksi dengan kreator konten secara langsung sambil membeli produk saat mengikuti live streaming," kata dia.

Secara umum, platform Tokopedia dikunjungi lebih dari 90 juta kali setiap bulannya. (Baca: Tokopedia Siapkan Empat Jurus Sambut Normal Baru di Tengah Pandemi)

Lazada juga memiliki fitur live streaming sejak tahun lalu. Namun, perusahaan asal Singapura ini menghadirkan pengalaman baru dengan menggaet tiga mal di Jakarta untuk menyediakan e-mall di platform.

Ketiga mal yang digandeng yakni Gandaria City, Kota Kasablanka dan Plaza Blok M. “Kolaborasi ini akan memberikan akses dan pengalaman berbelanja aman dan nyaman ke berbagai toko dan merek ternama yang ada di mal-mal itu,” ujar Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Monika Rudijono dalam siaran pers, Jumat (3/7).

(Baca: Lazada Gaet Tiga Mal Hadirkan Pusat Perbelanjaan Digital)

Di Tiongkok, dilansir dari South China Morning Post, fitur live streaming menjadi pilihan konsumen selama pandemi corona. Survei Asosiasi Konsumen Tiongkok pada Maret menunjukan, fitur ini dipilih karena interaktif,

Fitur itu juga memungkinkan pembeli untuk melihat produk dalam lebih banyak dimensi. Hal ini meningkatkan kepercayaan pembeli, sehingga transaksi melonjak.

"Ini salah satu taktik untuk merangsang penjualan online bagi sebagian besar vendor, terutama selama tahap pemulihan akibat Covid-19," kata Manajer Riset IDC Tiongkok Sophie Pan dikutip dari South China Morning Post.

Pejabat pemerintah Tiongkok bahkan menggunakan fitur live streaming untuk memamerkan produk lokal favorit mereka. Situs kerja Tiongkok Lagou mencatat, permintaan untuk menjadi pembawa acara (host) streaming berjualan online naik hampir 50% sejak awal tahun ini.

(Baca: Gaet Konsumen, E-commerce Rilis Fitur Hiburan hingga Bursa Produk Asli)

Riset iiMedia Research juga menunjukkan, fitur live streaming mendorong transaksi e-commerce Tiongkok hingga 433 miliar yuan atau sekitar Rp 885 triliun pada 2019. Tahun ini, pendapatan e-commerce dari fitur itu diperkirakan menjadi 961 miliar yuan atau Rp 1.973 triliun karena ada pandemi corona.

Selain fitur live streaming, game online menjadi tren selama pagebluk corona. Sebenarnya gim di aplikasi e-commerce sudah menjadi tren sejak tahun lalu.

Namun, berdasarkan riset Snapcart, gim menjadi alasan konsumen berkunjung ke platform e-commerce selama ramadan dan pandemi. Fitur gim Shopee bahkan mendominasi pilihan konsumen, yakni Shopee Tanam, Goyang Shopee, Shopee Tangkap, Shopee Lempar, Shopee Capit, Shopee Joged dan Shopeepoly.

Survei dilakukan terhadap 1.000 responden di seluruh Indonesia selama ramadan dan Hari Raya Lebaran lalu. (Baca: Riset: Belanja Online Indonesia Tumbuh 3,7 Kali Lipat di 2025)

Fitur game online lain yang diminati yaitu Tap Tap Mantap Tokopedia, Serbu Seru Bukalapak, Lazada LazCity, dan Daily Giftbox Bukalapak. Lalu, Lazada Voucher Rain, TopQuest Tokopedia, Lazada Moji Go, Lazada Guest It, dan Ball Pop Tokopedia.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait