Asosiasi Modal Ventura Respons Kabar OVO dan DANA Sepakat Merger

Desy Setyowati
16 Juni 2020, 07:20
Asosiasi Modal Ventura Respons Kabar OVO dan DANA Sepakat Merger
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi, OVO

Perusahaan teknologi finansial (fintech) pembayaran OVO dan DANA dikabarkan sepakat untuk merger. Kabar ini berhembus setelah pesaingnya, GoPay besutan Gojek, mendapat pendanaan dari Facebook dan PayPal.

Hanya, CEO DANA Vincent Iswara enggan berkomentar mengenai isu tersebut. “Saya tidak dapat berkomentar terkait rumor pasar,” kata dia kepada Katadata.co.id, Senin (15/6).

Begitu juga dengan OVO. “Kami tidak mengomentari rumor yang beredar di industri,” ujar Head of Public Relations OVO Sinta Setyaningsih.

Kabar mengenai kesepakatan untuk merger antara DANA dan OVO itu pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg. “Mereka bertujuan mengurangi ‘bakar uang’,” demikian kata sumber yang mengetahui informasi tersebut, dikutip dari Bloomberg, akhir pekan lalu (12/6).

(Baca: Gojek Jadi Perusahaan RI Pertama yang Kantongi Pendanaan dari Facebook)

Sumber juga menyampaikan, penandatanganan perjanjian antara kedua perusahaan tertunda karena pandemi corona. Oleh karena itu, syarat dan waktunya bisa saja berubah, termasuk terkait kesepakatan tersebut.

Kendati begitu, Ketua Asosiasi Modal Ventura untum Startup Indonesia (Amvesindo) Jefri R Sirait menilai, jika OVO dan DANA jadi merger, maka bisnis perusahaan akan semakin kuat. “Juga memperkuat pangsa pasar dan sinergi,” kata dia kepada Katadata.co.id.

Berdasarkan catatan Katadata.co.id, pengguna DANA mencapai 40 juta saat ini. Selama pandemi Covid-19, transaksinya tumbuh 15%, terutama untuk pembelian pulsa, belanja online, dan pembayaran tagihan. Namun, transaksi offline turun 15%.

(Baca: Lippo Dikabarkan Jual Ovo kepada Emtek, Akan Dimerger dengan DANA?)

Sedangkan jumlah pengguna baru OVO meningkat hampir empat kali lipat atau 267% selama pandemi virus corona. Pembayaran untuk e-commerce dan pencairan pinjaman melonjak.

Rinciannya, pembayaran untuk e-commerce tumbuh 110%, pinjaman 50%, dan pesan-antar makanan 15%. Sebagaimana diketahui, OVO bekerja sama dengan Grab terkait layanan pembayaran.

Halaman:
Reporter: Desy Setyowati

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...