#MediaLawanCovid-19, Usaha Media Dorong Kesadaran Publik Akan Corona

Melalui kinerja berjaringan ini, diharapkan berbagai pesan penting dalam upaya memerangi penyebaran virus corona dapat tersebar luas.
Image title
Oleh Ekarina
24 Maret 2020, 08:48
#MediaLawanCovid-19, Usaha Media Dorong Kesadaran Publik Akan Corona.
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.
Foto aerial kendaraan melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (23/3/2020). Sekitar 50 media nasional dan daerah menggencarkan kampanye #MediaLawanCovid-19 sebagai inisiatif penyebaran konten edukatif dan masif dalam upaya memerangi penyebaran virus corona di Indonesia.

Sebanyak 50 media nasional dan daerah menggencarkan kampanye #MediaLawanCovid-19. Kampanye ini merupakan inisiatif bersama kalangan media untuk menyebarkan konten edukatif dan masif dalam upaya memerangi penyebaran virus corona di Indonesia.

Inisiatif ini diikuti oleh lebih dari 50 media nasional dan daerah dari berbagai platform, yaitu televisi, radio, media cetak, media siber serta media sosial.

Adapun inisiatif ini muncul secara spontan dan bersifat independen, tanpa terafiliasi dan dibiayai oleh pihak mana pun. Dengan begitu, kinerja jurnalistik tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya, dengan tetap menjunjung azas independensi.

(Baca: Kominfo Cap Hoaks 305 Informasi, Salah Satunya soal Jakarta Lockdown)

Advertisement

Melalui kerja berjaringan ini, diharapkan berbagai pesan penting dalam upaya memerangi penyebaran virus corona dapat tersebar luas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara cepat. Hal ini menjadi penting seiring penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.

"Sementara, kesadaran publik belum terbangun secara sistematis," tulis pernyataan bersama tersebut.

Sesuai dengan ide awal, inisiatif ini akan membatasi diri pada pembuatan dan penyampaian pesan-pesan yang bersifat edukasi kepada publik.

Sebagai penanda dimulainya kampanye ini, maka mulai Selasa, 24 Maret 2020, akan dipublikasikan konten perdana dengan tagar #AmanDiRumah, sekaligus peluncuran tagar #MediaLawanCovid19.

Konten akan dibuat dalam multiplatform yang akan tayang serentak pada Selasa pagi di berbagai saluran televisi, radio, surat kabar, media siber dan media sosial.

Adapun sejumlah konten perdana tersebut akan berisi pesan mengenai pentingnya warga dan keluarga berdiam diri di rumah untuk sementara waktu. Dengan kesadaran ini, diharapkan laju penyebaran virus Corona pun dapat dihambat.

Konten perdana ini merupakan produk bersama yang dibuat oleh sejumlah media secara sukarela. Selain itu, setiap media juga akan memproduksi dan mempublikasikan karyanya masing-masing mulai Rabu, 25 Maret 2020, yang dapat digunakan juga oleh berbagai media lainnya dengan mencantumkan tagar #MediaLawanCovid19.

(Baca: 11 Situs Pemantau Sebaran Corona Versi Pemerintah Pusat dan Daerah)

Dengan pola ini, diharapkan materi publikasi edukasi yang tersedia bisa semakin berlipat ganda dan dapat dimanfaatkan oleh semua media nasional dan lokal. Dengan begitu, penyebaran konten edukasi tetap dapat berjalan masif, di tengah berbagai keterbatasan tenaga dan sarana kerja akibat diterapkannya kebijakan bekerja dari rumah (work from home).

Ada berbagai topik materi edukasi yang akan dibuat. Mulai dari pesan jaga jarak (social distancing), deteksi dini dan upaya pencegahan, pengobatan dan penanganan penderita Covid-19. Kemudian informasi lain tentang kolaborasi dan berbagai info penting lainnya, seperti rumah sakit rujukan, prosedur tes, dan pengobatannya.

Dengan demikian, diharapkan inisiatif ini dapat pula diikuti oleh kalangan lainnya dengan ikut menyebarkan berbagai konten edukasi ini kepada masyarakat luas.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait