Menlu AS Klaim Punya Bukti Signifikan Corona Berasal dari Lab Tiongkok

Pompeo mengatakan memiliki sejumlah besar bukti yang menunjukkan virus corona berasal dari laboratorium Tiongkok.
Image title
Oleh Ekarina
4 Mei 2020, 08:46
Menlu AS Sebut Punya Bukti Signifikan Corona Berasal dari Lab China.
ANTARA FOTO/REUTERS/Francois Lenoir
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengadakan konferensi pers di kantor pusat Alliande, Belgia. Pompeo menyebut memiliki bukti bahwa virus corona berasal dari sebuah lab di Wuhan, Tiongkok.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo mengatakan memiliki sejumlah besar bukti yang menunjukkan virus corona berasal dari laboratorium Tiongkok. Virus corona hingga kini telah menewaskan sekitar 240.000 orang di seluruh dunia dan lebih dari 67.000 di AS. 

"Ada sejumlah besar bukti bahwa ini berasal dari laboratorium di Wuhan," kata Pompeo kepada ABC News, seperti yang dikutip dari Reuters Senin (4/5).

Pompeo secara singkat juga membantah pernyataan yang dikeluarkan Kamis lalu oleh agen intelejen AS yang mengatakan bahwa virus bukanlah buatan manusia atau melalui modifikasi genetis.

(Baca: Tiongkok Olok-olok AS lewat Film Animasi soal Respons terhadap Corona)

Pernyataan itu melemahkan teori konspirasi yang dipromosikan oleh aktivis anti-Tiongkok dan beberapa pendukung Presiden Donald Trump yang menyebut virus itu dikembangkan di laboratorium senjata biologis Tiongkok. 

“Para ahli terbaik sejauh ini tampaknya berpikir itu buatan manusia. Saya tidak punya alasan untuk tidak mempercayai hal itu pada saat ini, ”kata Pompeo.

“Saya telah melihat apa yang dikatakan komunitas intelijen. Saya tidak punya alasan untuk percaya bahwa mereka salah, " kata Pompeo menambahkan. 

Departemen Luar Negeri hingga kini belum merespons tudingan Pompeo.

Namun, China Global Times, media yang dijalankan resmi Partai Komunis yang berkuasa di Negeri Panda  dalam editorialnya menyatakan, wawancara Pompeo pada Minggu kemarin tidak berdasarkan bukti bahwa virus corona datang dari lab di Wuhan. 

"Pemerintahan Trump terus terlibat dalam perang propaganda yang belum pernah terjadi sebelumnya ketika mencoba untuk menghalangi upaya global dalam memerangi pandemi Covid-19," tulis editorial tersebut.

(Baca: Trump Senang Akhirnya Kim Jong Un Kembali dan Tampil di Publik)

Sebelumnya, laporan dari Kantor Direktur Intelijen Nasional tampak mengamini sebuat konsensus ilmiah bahwa wabah tersebut bukan buatan manusia.

Pejabat AS yang akrab dengan pelaporan dan analisis intelijen mengatakan tidak percaya ilmuwan Tiongkok telah mengembangkan virus Covid-19 di laboratorium senjata biologis pemerintah. Terlebih jika hal ini akhirnya lolos dari pantauannya.

Sebaliknya, mereka justru percaya virus itu ditularkan melalui kontak manusia dengan satwa liar di pasar daging di pusat kota Wuhan, atau bisa saja keluar dari laboratorium pemerintah Wuhan yang sedang melakukan penelitian sipil terhadap kemungkinan bahaya biologis.

Pompeo mengatakan tidak mengeahui apakah virus itu berasal dari Institut Virologi Wuhan, pasar daging, atau di tempat lain.  Sedangkan Trump sangat yakin  virus itu berasal dari laboratorium virologi Tiongkok, tetapi menolak untuk menjelaskan bukti.

Editor: Ekarina

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait