Genjot Energi Bersih, Kementerian ESDM Mulai Lirik Energi Hidrogen

Image title
29 April 2021, 18:45
hidrogen, energi bersih, kementerian esdm
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wsj.
Ilustrasi.

Adapun dalam strategi tersebut, pemerintah juga berencana untuk memasukkan pembangkit listrik tenaga nuklir atau PLTN. Hal ini sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dioksida atau gas rumah kaca.

Rencananya pemerintah bakal membangun PLTN dalam skala kecil terlebih dahulu, yakni 100 megawatt (MW) hingga 200 MW untuk daerah terpencil.

Pertamina pun tak ingin ketinggalan dalam transisi menuju ke energi bersih. SVP Strategy & Investment Pertamina Daniel Purba mengatakan pihaknya bakal turut terjun ke bisnis hidrogen.

Adapun saat ini perusahaan energi pelat merah ini tengah mengembangkan hidrogen untuk pembangkit listrik bersama Pertamina Power International dengan kapasitas 0,3 MW. "Diharapkan bisa berkembang menjadi 20 MW pada 2025," ujarnya.

Selain itu, Pertamina juga bakal meningkatkan portofolionya di sektor panas bumi dengan menggenjot kapasitasnya dari 672 megawatt (MW) menjadi 1,2 gigawatt (GW) pada 2026. Pertamina juga ikut terlibat bersama PLN (Persero) dalam perusahaan holding bersama Industri Baterai Indonesia (IBI).

Halaman:
Reporter: Verda Nano Setiawan

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...