Trump Tidak akan Keluarkan Izin untuk Proyek Energi Surya dan Angin

Hari Widowati
21 Agustus 2025, 09:41
Trump, energi surya, energi angin
Youtube/Joint Congressional Committee on Inaugural Ceremonies
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pemerintahannya tidak akan menyetujui proyek tenaga surya atau angin karena dinilai merugikan petani.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pemerintahannya tidak akan menyetujui proyek tenaga surya atau angin karena dinilai merugikan petani.

“Kami tidak akan menyetujui (proyek energi) angin atau surya yang menghancurkan petani,” kata Trump. Di masa lalu, Trump mengeluh tenaga surya memakan terlalu banyak lahan. “Masa-masa kebodohan sudah berakhir di AS!!!” kata Trump dalam unggahan di akun Truth Social, Rabu (20/8).

Komentar presiden AS itu muncul setelah pemerintah memperketat izin federal untuk energi terbarukan bulan lalu. Proses perizinan sekarang dipusatkan di kantor Menteri Dalam Negeri Doug Burgum.

Perusahaan energi terbarukan khawatir proyek-proyek mereka tidak lagi menerima izin dari pemerintah. Komentar Trump meningkatkan kekhawatiran tersebut.

Kenaikan Harga Listrik AS

Trump menyalahkan energi terbarukan atas kenaikan harga listrik di AS. Harga listrik telah naik di jaringan terbesar negara itu, PJM Interconnection, karena permintaan yang berkembang pesat dari pusat data dan industri lain menghadapi pasokan listrik yang ketat karena sumber daya seperti pembangkit listrik tenaga batu bara dipensiunkan.

PJM Interconnection melihat harga kapasitas daya baru naik 22% dibandingkan tahun lalu dalam lelang yang diadakan bulan lalu. PJM mencakup 13 negara bagian di seluruh Atlantik Tengah dan sebagian wilayah Midwest dan Selatan.

Namun, tenaga surya dan penyimpanan baterai adalah sumber daya yang dapat mempercepat penutupan kesenjangan antara pasokan dan permintaan. Menurut data dari Lawrence Berkeley National Laboratory, keduanya merupakan mayoritas terbesar dari proyek-proyek yang antre untuk terhubung ke jaringan listrik.

Sejak menjabat, Trump telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap energi terbarukan. Undang-Undang "One Big Beautiful Bill" miliknya mengakhiri kredit pajak investasi dan produksi untuk tenaga angin dan surya pada akhir tahun 2027. Kredit-kredit tersebut telah memainkan peran kunci dalam ekspansi energi terbarukan di AS.

Perusahaan-perusahaan energi terbarukan mengatakan bahwa tarif baja dan tembaga yang diterapkan oleh presiden juga telah meningkatkan biaya proyek tenaga surya dan angin. Departemen Pertanian AS juga mengakhiri dukungannya untuk tenaga surya di lahan pertanian, pada Selasa (19/8) lalu.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...