Ancaman El Nino Terkuat dalam Sejarah: 66 Kabupaten Berstatus Awas Kekeringan

Ajeng Dwita Ayuningtyas
18 Agustus 2026, 13:33
Petani menunjukkan kondisi sawah yang mengalami kekeringan di Desa Pematang Bangsal, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Kamis (6/8/2026). Ini seiring kemarau kering imbas El Nino. Sejumlah pakar klimatologi memperingatkan risiko El Nino terkuat sepanj
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.
Petani menunjukkan kondisi sawah yang mengalami kekeringan di Desa Pematang Bangsal, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Kamis (6/8/2026). Ini seiring kemarau kering imbas El Nino. Sejumlah pakar klimatologi memperingatkan risiko El Nino terkuat sepanjang sejarah pada 2026-2027.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Curah hujan semakin minim memasuki pertengahan Agustus. Berdasarkan pemetaan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan rendah melanda sebagian besar wilayah Indonesia.  

Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Papua Selatan diperkirakan masih mengalami curah hujan rendah hingga Oktober mendatang. Kondisinya baru diperkirakan pulih pada November.

Sejauh ini, BMKG telah menyematkan status "awas" kekeringan untuk 66 kabupaten, seluruhnya berada di Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Selain itu, sebanyak 132 kabupaten berstatus "siaga" kekeringan. 

Situasi ini seiring fenomena super El Nino dibarengi fenomena IOD positif yang menekan curah hujan secara signifikan. BMKG melaporkan El Nino telah memasuki fase sangat kuat pada awal Agustus.

Fenomena ini kemungkinan akan berlanjut hingga Mei 2027, meskipun bukan berarti kemarau akan mundur sejauh itu. Secara historis, BMKG menyebut wilayah Indonesia sejatinya sudah memasuki musim hujan pada November.

Curah Hujan Agustus 2026
Curah Hujan Agustus 2026 (BMKG)  

Dampak Luas Kekeringan di Jawa

Berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), terdapat 86 kejadian bencana kekeringan sepanjang tahun ini. Jumlah ini lebih dari dua kali lipat tahun lalu. Kekeringan mayoritas terjadi di Pulau Jawa. 

Seiring tingginya kepadatan penduduk, ratusan ribu jiwa terdampak oleh kekeringan di Jawa. Di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hampir 100 ribu jiwa terdampak. Sedangkan di Blora, Jawa Tengah hampir 250 ribu jiwa terdampak.

Mengantisipasi kekeringan, pemerintah melakukan distribusi air bersih ke sejumlah daerah dan menyiapkan hujan buatan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengisi waduk dan danau.

Beberapa kabupaten di Jawa Tengah, Banten, Nusa Tenggara Timur dan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Papua Barat Daya telah menetapkan status siaga darurat kekeringan hingga November, bahkan Desember tahun ini. 

Data Bencana Kekeringan
Data Bencana Kekeringan (BNPB)

Ramalan El Nino Terkuat Sepanjang Sejarah

Sejumlah pakar klimatologi memperingatkan risiko super El Nino, bahkan El Nino terkuat sepanjang sejarah pada 2026-2027 ini. El Nino terjadi ketika suhu permukaan laut di bagian tengah dan timur Samudra Pasifik menghangat jauh lebih tinggi dari kondisi normal. Pemanasan ini dapat mengubah pola cuaca di berbagai negara. Di Indonesia, dampaknya cuaca yang lebih panas dan kering.

Pakar Klimatologi yang menjabat Kepala Peneliti Iklim di Stripe, Zeke Hausfather, menjadi salah satu yang memperkirakan bahwa El Nino saat ini berpotensi menjadi yang terkuat sejak pencatatan modern dimulai. El Nino 2026-2027 disebut berpotensi mencapai suhu puncak 3,6°C atau sekitar 0,8°C lebih panas dibandingkan rekor El Nino terkuat pada 2015-2016 yang mencapai 2,75°C.

“Berbagai model meramalkan sesuatu yang di luar kami pernah observasi," tulis Zeke dalam analisinya di The Climate Brink, pada Juli lalu. Zeke melakukan analisis dari 14 model prakiraan musim yang berbeda dan hampir seluruhnya menunjukkan puncak median intensitas El Nino di level sangat kuat. 

Perbandingan Kekuatan El Nino
Perbandingan Kekuatan El Nino (The Climate Brink)

 

Pakar Klimatologi dan Perubahan Iklim Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Erma Yulihastin, memprediksi Indonesia akan mengalami kondisi sangat kering, setidaknya hingga September 2026. Ini bersamaan dengan kenaikan El Nino ke intensitas maksimum lebih dari 3°C pada November-Desember 2026.

“Kita semua harus beradaptasi, bersiaplah menyaksikan fenomena Super El Nino terkuat sepanjang sejarah!” ujar Erma, dikutip dari unggahan Instagram pribadinya @ermayulihastin. 

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...