Ada Cadangan Baru, Produksi Blok Senoro - Toili Bisa Naik 18 MMscfd

Potensi tambahan produksi berasal dari hasil pengeboran sumur Senoro-15 yang rencananya akan diproduksi pada 2023 mendatang.
Image title
Oleh Verda Nano Setiawan
19 September 2019, 15:00
Pertamina, Medco
dokumentasi Pertamina
Wilayah kerja Migas Senoro - Toili yang dikelola oleh JOB Pertamina Medco Tomori Sulawesi

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan Joint Operating Body (JOB) Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi telah merampungkan kegiatan pengeboran sumur eksplorasi Senoro-15 di Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai. Dari hasil pengeboran tersebut ditemukan potensi penambahan produksi gas.

Saat ini sedang diuji pengeboran (Drill Steam Test/DST) di lapisan Minahaki di kedalaman 8.270 hingga 8.370 ftMD. "Hasil DST sementara didapatkan flowrate sekitar 18 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd) dengan choke 48/64," kata Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani kepada Katadata.co.id, Kamis (19/9).

Biarpun ada potensi penambahan produksi gas, namun sumur yang mulai ditajak sejak 5 Juli lalu tersebut tidak akan langsung diproduksikan alias temporary suspend. Sebab, operator blok tersebut masih mencari pembeli gas.

Fatar memproyeksi sumur tersebut baru bisa diproduksi pada 2023. Apalagi operator blok tersebut juga tengah menyiapkan proses tajak di sumur Senoro-14. "Akan ditajak setelah selesai di Senoro-15," ujar Fatar.

(Baca: Harga Jual Gas Rendah, Donggi Senoro Pangkas Proyeksi Produksi LNG)

Seperti diketahui, produksi gas Blok Senoro-Toili Sulawesi hingga semester I 2019 lebih besar dari target tahun ini. Hingga akhir Juni 2019, produksi gas blok tersebut mencapai 330 MMscfd atau lebih tinggi 30 MMscfd dari target APBN sebesar 300 MMscfd.

Produksi JOB Pertamina Medco Tomori Sulawesi disalurkan ke pabrik Donggi Senoro LNG (DSLNG) dan pabrik amoniak PT Panca Amara Utama (PAU). Selain berupaya meningkatkan produksi, JOB Pertamina Medco Tomori Sulawesi tetap mencari cadangan migas baru melalui kegiatan eksplorasi. Pada Maret 2019 lalu, JOB Pertamina Medco Tomori Sulawesi baru saja menyelesaikan eksplorasi seismic 2D sepanjang 396 km. 

JOB Tomori merupakan salah satu kontraktor migas yang melakukan kegiatan operasi untuk sektor hulu migas di wilayah Sulawesi Tengah. Kontrak Kerja Sama JOB Tomori berlaku selama 30 tahun yakni sejak 1997 sampai dengan tahun 2027.

(Baca: JOB Tomori Rampungkan Survei Seismik di Perairan Morowali Utara)

Reporter: Verda Nano Setiawan

Video Pilihan

Artikel Terkait