Tiga Sekuritas Menaikkan Proyeksi Saham Adhi Karya

Aria W. Yudhistira
12 Januari 2015, 14:13
Katadata
KATADATA | Donang Wahyu
Kinerja saham Adhi Karya diprediksi mengalami kenaikan pada tahun ini seiring dengan program pembangunan infrastruktur yang dicanangkan pemerintah.

KATADATA ? Tiga perusahaan sekuritas menaikkan proyeksi harga saham PT Adhi Karya Tbk pada tahun ini. Kebijakan pemerintah yang akan mendorong proyek-proyek infrastruktur memberikan sentimen positif terhadap kinerja perseroan. 

Bahana Securities memprediksi harga saham emiten berkode ADHI akan mencapai Rp 3.600 per saham, naik Rp 1.000 dari prediksi pada 10 Desember 2014. Bahana memberikan rekomendasi tahan atau hold atas saham Adhi Karya.

Menurut Bob Setiadi, analis Bahana Securities, potensi kenaikan harga saham di sektor konstruksi masih terbuka lebar, meskipun tahun lalu sektor ini mengalami kenaikan hingga 56 persen. Ini seiring kebijakan pemerintah menaikkan anggaran infrastruktur pada tahun ini yang mencapai dua kali lipat.

?Anggaran (infrastruktur) naik, kontrak baru untuk (sektor) konstruksi juga akan naik,? kata Bob saat dihubungi Katadata, Senin (12/1).

(Baca: Saham Sektor Infrastruktur dan Konstruksi Diprediksi Bersinar Tahun Ini)

Pada tahun ini, Adhi Karya menargetkan perolehan kontrak baru menjadi Rp 15,2 triliun, dari realisasi 2014 sebesar Rp 9,2 triliun.

Lebih lanjut Bob mengatakan, rencana pemerintah memberikan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 1,4 triliun kepada perseroan juga direspons positif. Penerbitan saham baru (rights issue) sebesar Rp 2,8 triliun akan membantu perusahaan menyelesaikan kontrak-kontraknya.

?Belakangan ini, mereka terkendala pendanaan. Kalau rights issue diterima pemerintah, akan bagus.? (Baca: Pemerintah Siapkan Rights Issue Tiga BUMN)

Dengan tambahan dana ini, investor berharap ada peningkatan pendapatan yang berasal dari penyelesaian proyek-proyek yang sempat tertunda. Antara lain, proyek monorel dengan investasi Rp 10,8 triliun dan pengembangan Bandara Halim Perdanakusuma senilai Rp 5 triliun.

Dua perusahaan sekuritas lain yang juga menaikkan proyeksi harga saham Adhi Karya adalah Mandiri Sekuritas dan Danareksa Sekuritas. Mandiri Sekuritas memproyeksikan harga saham ADHI di posisi Rp 3.300 per saham, naik dari proyeksi pada 4 November 2014 sebesar Rp 2.300 per saham.

Adapun Danareksa Sekuritas memprediksi saham ADHI di level Rp 3.900 per saham. Menurut Analis Danareksa Joko Sogie, tahun ini akan menjadi periode baik bagi Adhi Karya karena pemerintah berencana menaikkan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (MenPUPera) dari Rp 81 triliun menjadi Rp 132 triliun.

?Ini akan menjadi katalis utama bagi Adhi, terutama untuk mencapai target kontrak baru. Juga untuk mecapai laba yang diproyeksikan tumbuh 56 persen,? tutur dia.

Sepanjang tahun lalu, kinerja saham Adhi Karya mencatatkan pertumbuhan yang fantastis, yakni mencapai 135 persen, yakni dari Rp 1.483 menjadi Rp 3.480 per saham. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Desy Setyowati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...