Saham Bank Bumi Arta & Bank Capital Meroket, Masuk Radar Induk Shopee

Image title
11 Februari 2021, 16:49
Ilustrasi platform Shopee
shopee
Ilustrasi platform Shopee

Saham PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) pada perdagangan terakhir pekan ini, Kamis (11/2) ditutup meroket hingga 25% menyentuh harga Rp 600 per saham. Kenaikan ini, sejalan dengan kabar induk usaha e-commerce Shopee, yakni Sea Group, tertarik untuk mengakuisisi bank tersebut.

Berdasarkan sumber Katadata.co.id dan D-Insights, Sea Group yang saat ini sebenarnya secara tidak langsung telah menguasai saham PT Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE), berambisi untuk menambah lagi kepemilikan di industri perbankan.

Advertisement

Sumber tersebut mengatakan, ada dua bank potensial yang membuat Sea Group tertarik. Bank potensial lainnya adalah PT Bank Capital Tbk (BACA). Meski begitu, saham Bank Capital hari ini ditutup turun 0,84% di harga Rp 474 per saham, meski sempat naik hingga 23,43% di harga Rp 590 per saham di awal sesi kedua hari ini.

Tim humas Shopee belum merespons upaya konfirmasi dari Katadata.co.id. Sebelumnya, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Teguh Supangkat mengatakan masih harus mengecek terkait kabar Sea Group akuisisi BKE.

Ia juga tidak berkomentar terkait benar tidaknya OJK meminta investor baru yang ingin mengambil alih mayoritas saham bank di atas ketentuan, untuk membeli lebih dari satu bank, seperti BCA.

“Saya cek dulu. Kalau dari sisi ketentuan, pada Desember 2020 bank diminta memiliki modal inti minimal Rp 1 triliun. Pada akhir tahun ini, minimalnya Rp 2 triliun,” kata Teguh kepada Katadata.co.id, beberapa waktu lalu.

Ketertarikan Sea Group mengakuisisi bank lagi, merupakan bagian dari ambisi perusahaan untuk memperluas bisnis perbankan digital di pasar Tanah Air. Akuisisi tahap kedua juga sejalan dengan permintaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada investor untuk mengakuisisi dua bank sekaligus untuk mempercepat konsolidasi perbankan.

Sumber tersebut menyebutkan, OJK meminta Sea Group untuk membeli unicorn sebagai pengganti perusahaan cangkang alias special purpose vehicle (SPV). Hingga perdagangan hari ini, Bank Capital memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp 3,35 triliun. Sementara market cap Bank Bumi Arta mencapai Rp 1,39 triliun.

Per Desember 2020, pemegang saham Bank Capital terdiri dari PT Delta Indo Swakarsa (13,9%), PT Inigo Global Capital (14,73%), PT Asuransi Simas Jiwa-Simas Equity Fund 2 (10,95%), dan publik (60,35%).

Berdasarkan laporan keuangan hingga triwulan III 2020, Bank Capital memiliki modal inti senilai Rp 1,47 triliun, artinya bank ini sudah berada di atas ketentuan OJK tahun lalu untuk meningkatkan modal inti.

Halaman:
Reporter: Ihya Ulum Aldin, Desy Setyowati
Editor: Yuliawati
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement