OJK Jatuhkan Sanksi Kepada 24 Pihak Terkait Kasus di Pasar Modal

Patricia Yashinta Desy Abigail
4 Juli 2023, 16:44
OJK Jatuhkan Sanksi Kepada 24 Pihak Terkait Kasus di Pasar Modal
Agung Samosir | Katadata
OJK menjatuhkan sanksi kepada 24 pihak terkait kasus di pasar modal

Inarno membeberkan, pihak-pihak yang menyebabkan perusahaan melakukan pelanggaran yaitu Yohannes Yobel H selaku Direktur Utama PT KAM, Deddy Haryanto selaku mantan branch manager PT KS. Terakhir Sandjaja Oejana Hartawan selaku freelance marketing PT KS dan PT Kresna Sekuritas. Pihak tersebut dijatuhkan sanksi administratif berupa denda.

Sementara, Michael Steven selaku pemegang saham pengendali dan Ketua Komite Investasi PT KAM dikenakan sanksi administratif. "Dia diberi denda Rp 5,7 miliar dan perintah tertulis berupa larangan menjadi pemegang saham, pengurus maupun pegawai di Lembaga Jasa Keuangan bidang pasar modal selama 5 tahun," tegas Inarno. 

Lalu, OJK juga mengenakan sanksi terhadap kasus PT Millenium Capital Management (MCM) dengan denda Rp 1,48 miliar dan perintah tertulis kepada PT MCM untuk membubarkan Reksa Dana Millenium Balance Fund.

"Sanksi ini dikenakan atas pelanggaran PT MCM antara lain karena telah melakukan transaksi jual dan beli efek dengan harga jual atau beli di luar rentang harga BEI," katanya. 

Selain itu, MCM memiliki efek yang diterbitkan oleh satu pihak lebih dari 10% NAB Reksa Dana dengan tanggal penyesuaian yang melebihi batas waktu penyesuaian. Serta memberikan jaminan pengembalian hasil minimum kepada pemegang unit penyertaan reksa dana yang dilakukan oleh Lim Angie Christina selaku pemegang saham pengendali perusahaan. 

"Lim Angie Christina berupa denda sebesar Rp 200 juta dan Perintah Tertulis berupa larangan melakukan kegiatan di sektor jasa keuangan," katanya. 

Halaman:
Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...