Kredit Naik 20%, Laba Bersih BNI Hanya Tumbuh 2,7%

Image title
23 Juli 2019, 17:50
laba bersih BNI semester I-2019
Arief Kamaludin|KATADATA
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengantongi laba bersih pada semester I-2019 senilai Rp 7,63 triliun atau hanya tumbuh 2,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengantongi laba bersih pada semester I-2019 sebesar Rp 7,63 triliun atau naik 2,7% secara tahunan. Pertumbuhan labanya terpaut jauh dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai angka 16% (year on year/yoy).

Padahal, penyaluran kredit BNI pada enam bulan pertama tahun ini pertumbuhannya mencapai 20%,  dari Rp 457,81 triliun pada semester pertama 2018 menjadi Rp 549,23 triliun. Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, tekanan pada laba bersih ini terjadi karena cost of fund yang meningkat.

Advertisement

"Dibandingkan tahun lalu, (cost of fund) meningkat. Tahun lalu 2,8% sedangkan tahun ini di level 3,2%," kata Anggoro ketika ditemui dalam konfrensi pers di Grha BNI, Jakarta, Selasa (23/7).

Selain itu, sebagian penyaluran kreditnya baru terjadi pada triwulan kedua 2019. Hal ini, menurut Anggoro, membuat pendapatan bunga pada paruh pertama tahun ini belum maksimal.

Namun demikian, Anggoro mengatakan, realisasi kredit yang tumbuh 20% tersebut menunjukkan fungsi intermediasi yang dijalankan BNI berjalan secara optimal. Hal itu seiring dengan upaya pemerintah yang terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi ketidakpastian pasar keuangan global.

(Baca: BNI Perbesar Porsi Laba Ditahan untuk Jaga Kecukupan Modal)

Pertumbuhan kredit BNI didorong oleh pembiayaan pada korporasi yang mencapai 51,9% dari total portfolio kredit BNI. Hal ini sejalan dengan strateginya, yaitu menjaga komposisi kredit korporasi dalam kisaran 50% hingga 55% dari total kredit.

Halaman:
Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Sorta Tobing
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement