Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia Kian Diperhitungkan di Dunia

Lona Olavia
30 Juni 2023, 14:26
Ekonomi dan Keuangan Syariah di Indonesia Kian Diperhitungkan di Dunia
Dokumentasi OJK

Ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia semakin diperhitungkan di dunia internasional. Di tengah masa pemulihan pasca pandemi, Indonesia mampu mempertahankan peringkat ke-3 dalam Islamic Finance Development Indicator 2022. Indonesia bahkan mampu menjadi salah satu negara terbaik dalam pengelolaan ekonomi dan keuangan syariah.

Menilik jejak ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jumat (30/6) pagi ini kembali mengeluarkan laporan perkembangan keuangan syariah Indonesia dengan tema “Pemberdayaan Eko​sistem Ekonomi Syariah dan Digitalisasi untuk Penguatan Keuangan Syariah dalam Mendukung Ketahanan Ekonomi Nasional”. 

Advertisement

Tema LPKSI tahun 2022 ini merupakan wujud komitmen kuat OJK dalam mendorong ketahanan, serta memajukan industri keuangan syariah di Indonesia pada masa pemulihan pasca pandemi Covid-19.

Dalam penyusunan laporan ini, OJK terus menjaga sinergi dan kolaborasi dengan Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam menyajikan potret industri keuangan syariah. Hal itu di tengah kondisi ekonomi yang beranjak pu​lih sejalan dengan aktivitas masyarakat yang mulai kembali normal.

Ekonomi Indonesia sepanjang 2022 terpanta​u resilien di tengah berlanjutnya pemulihan ekonomi pasca pandemi. PDB Indonesia tumbuh 5,3% pada 2022. Ekonomi Indonesia juga didorong oleh positifnya kinerja ekspor Indonesia. 

Dari sisi ekonomi dan keuangan syariah Indonesia, baik perbankan syariah, pasar modal syariah, maupun industri keuangan non bank (IKNB) syariah telah membuktikan resiliensinya pada strategi adaptasi yang mampu membawa optimisme dalam melewati masa pandemi.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement