Pendapatan Bisnis Naik 400%, MCash Berhasil Bukukan Laba Bersih

Intan Nirmala Sari
29 Juni 2021, 13:02
Mcash
Arief Kamaludin|KATADATA

PT MCash Integrasi Tbk (MCAS) mencatatkan pertumbuhan salah satu bisnis top line (pendapatan utama) hingga 446% di kuartal pertama 2021. Berkat kinerja tersebut, pendapatan perusahaan naik 11,8% menjadi Rp 3,3 triliun di kuartal pertama 2021. Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni Rp 2,9 triliun.

Emiten mencatatkan pertumbuhan bisnis top-line yakni segmen software as a service (SaaS) sebanyak 446,9% yoy menjadi Rp 18,3 miliar sepanjang Januari-Maret 2021. Selain itu, bisnis digital products and services mencatatkan kenaikan 29% menjadi Rp 1,41 miliar atau naik dari Rp 884,7 miliar secara tahunan (yoy). Sedangkan untuk bisnis digital product aggregator naik tipis 2,8% menjadi Rp 2,09 miliar.

Advertisement

MCash merupakan perusahaan penyedia self-kiosk digital dan layanan solusi IT. Berbagai produk ditawarkan perusahaan seperti pulsa, token listrik, pembayaran tagiha, pemesanan tiket, e-tiket dan voucher digital. MCAS juga terafilisiasi dengan PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) dan PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), hingga PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX).

Head of Investor Relations MCAS Jo Cheah ZhuoEn menjelaskan, pendapatan awal tahun ini didukung pertumbuhan titik distribusi sebanyak 35,7% secara tahunan (yoy) menjadi 227.465 per Maret 2021. Hal tersebut didukung pendalaman infrastruktur distribusi yang mendorong perluasan pangsa pasar penjualan produk digital.

Sayangnya, meskipun pendapatan naik perusahaan justru mencatatkan penurunan laba kotor 0,9% dari Rp 61,2 miliar menjadi Rp 55,7 miliar yoy. Sedangkan laba operasional melorot 18,1% menjadi Rp 29,6 milar. Meskipun begitu, emiten berhasil membukukan laba bersih yang diatribusikan sebanyak Rp 16,5 miliar, dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang merugi Rp 183,4 miliar.

“Kami mempertahankan posisi keuangan yang sehat dengan posisi kas bersih Rp 144,4 miliar per akhir Maret 2021,” kata ZhuoEn dalam keterangan resminya, Selasa (29/6).

Sepanjang kuartal pertama tahun ini, MCAS juga meningkatkan efisiensi operasi. Ini tercermin dari rasio biaya terhadap pendapatan yang tumbuh hanya 0,8%. Selain itu, M Cash juga membukukan peningkatan pengelolaan modal kerja, dengan arus kas operasi naik signifikan dari Rp 1,4 miliar menjadi Rp 147,6 miliar di kuartal pertama 2021.

Ke depan, manajemen memandang kinerja utama perusahaan beberapa kuartal ke depan bakal ditopang beberapa faktor. Di antaranya ekspansi organik jaringan distribusi produk digital, mendorong kemitraan baru dengan memanfaatkan kemampuan Grup MCAS.

Selain itu, solusi distribusi food and beverages (F&B) modern terus bertumbuh dan bersinergi dalam ekosistem bisnis Grup MCAS. Ditambah lagi, perkembangan bisnis logistik yang progresif diharapkan bisa mendorong kinerja emiten tahun ini. Begitu juga dengan dukungan komersialisasi platform konten digital dan strategi bundling produk di masa depan.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement