Rupiah Turun ke 16.458 per US$ Tertekan Kenaikan Manufaktur & Jasa AS

Sorta Tobing
24 Juni 2024, 09:44
Petugas menunjukkan uang dolar AS dan rupiah di Dewata Inter Money Changer, Jakarta, Jumat (14/6/2024).
Fauza Syahputra|Katadata
Petugas menunjukkan uang dolar AS dan rupiah di Dewata Inter Money Changer, Jakarta, Jumat (14/6/2024).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat turun 8 poin atau 0,05% menjadi Rp 16.458 dari penutupan perdagangan sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi data indeks manufaktur dan jasa AS yang naik, melebihi ekspektasi pasar.

"PMI ( purchasing managers index) manufaktur AS secara mengejutkan naik menjadi 51,7 pada Juni dari 51,3 pada Mei 2024," kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede kepada Antara di Jakarta, Senin (24/6).

Selain itu, PMI jasa AS juga naik menjadi 55,1, melebihi ekspektasi sebesar 54. Data-data itu menunjukkan sektor manufaktur dan jasa AS masih mengalami akselerasi pada bulan ini. 

Kondisi tersebut menguatkan kemungkinan suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), akan bertahan uuntuk waktu lebih lama. Kondisi ini kemungkinan membuat dolar AS semakin menguat. 

 Josua memperkirakan pada perdagangan hari ini nilai tukar rupiah akan berkisar di rentang Rp 16.425 per dolar AS sampai dengan Rp 16.525 per dolar AS.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...