Trump Siapkan Tarif Baru untuk Impor Furnitur, Sasar Vietnam dan Cina

Rahayu Subekti
25 Agustus 2025, 11:10
Trump
Katadata/Elvandri/AI
Dampak kebijakan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap perekonomian Indonesia
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana mengenakan tarif khusus untuk setiap produk furnitur yang masuk ke Negeri Paman Sam. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan bea masuk pada sektor yang harganya sudah melonjak.

“Furnitur yang datang dari negara lain ke Amerika Serikat akan dikenakan tarif dengan besaran yang masih akan ditentukan,” kata Trump melalui akun pribadinya di Truth Social, dikutip dari Reuters, Minggu (25/8).

Trump menargetkan investigasi terkait rencana tarif ini selesai dalam 50 hari. Penyelidikan akan dilakukan berdasarkan Undang-undang Keamanan Nasional Pasal 232.

Hasil investigasi nantinya dapat menjadi dasar hukum jika kebijakan bea masuk timbal balik yang diberlakukan Trump sebelumnya dibatalkan oleh pengadilan banding federal.

Tarif baru ini juga berkaitan dengan pajak impor yang telah diberlakukan pada Februari lalu terhadap Cina, Kanada, dan Meksiko. “Kebijakan ini akan membawa kembali bisnis furnitur ke Carolina Utara, Carolina Selatan, Michigan, dan negara bagian lainnya,” kata Trump.

Data Departemen Perdagangan AS mencatat, pada 2024 Amerika Serikat mengimpor furnitur senilai US$ 25,5 miliar, naik 7% dibandingkan 2023. Sekitar 60% impor tersebut berasal dari Vietnam dan Cina.

Adapun penerapan tarif baru pada impor furnitur mendorong kenaikan harga konsumen untuk perabot rumah tangga sebesar 0,7% pada Juli 2025.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...