Bank Dunia menetapkan Vietnam dan Filipina sebagai negara berpendapatan menengah atas mulai 2026, sebuah pencapaian yang seharusnya jadi pembelajaran bagi Indonesia.
Bank Dunia menetapkan Vietnam dan Filipina sebagai negara berpendapatan menengah atas, didorong kenaikan GNI, bergabung dengan Indonesia, Thailand, dan Malaysia.
Filipina dan Vietnam naik kelas dari menjadi negara berpendapatan menengah atas dari sebelumnya berada di kelompok negara berpendapatan menengah bawah.
Bank Dunia resmi menaikkan status ekonomi Vietnam dan Filipina menjadi negara berpendapatan menengah atas (upper-middle income country) pada Juli 2026. Bagaimana dengan Indonesia?
Kemenperin membantah isu relokasi dua pabrik komponen otomotif ke Vietnam dan PHK, menegaskan produksi tetap normal serta tengah menelusuri informasi yang dinilai sensitif bagi iklim investasi.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut sedikitnya 7 ribu buruh pabrik otomotif berpotensi terdampak jika relokasi tersebut benar terjadi.
Pemerintah akan mengevaluasi perusahaan taksi listrik Green SM setelah diduga menjadi salah satu penyebab kecelakaan maut antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Mixue menutup 428 gerai global, terutama di Indonesia dan Vietnam, sebagai bagian dari strategi optimasi operasional untuk mendukung bisnis jangka panjang yang berkelanjutan.
Di tengah ancaman pasokan energi imbas perang Timur Tengah, beberapa negara di Asia melakukan pembicaraan hingga percepatan pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir.
Pemerintah Vietnam mempercepat pengembangan energi nuklir lewat proyek Ninh Thuan 1 dengan menggandeng perusahaan Rusia, Rosatom, untuk meningkatkan pasokan listrik nasional.