Pertamina akan Pasok Gas Bumi untuk Indocement Sebesar 9.000 mmBtud

Subholding gas Pertamina, PT Pertagas akan menjadi pemasok gas bumi kepada Indocement untuk produksi semen putih.
Muhamad Fajar Riyandanu
20 Desember 2022, 19:46
pertamina, pertagas, gas bumi, indocement,
Indocement KATADATA|Arief Kamaludin
Pertagas akan pasok gas bumi ke Indocement untuk keperluan produksi semen putih sebesar 9.000 mmBtu per day.

Subholding Gas Pertamina, PT Pertagas akan memasok gas bumi sejumlah 9.000 million British thermal unit per Day (mmBtud) untuk PT Indocement Tunggal Prakarsa. Suplai gas tersebut bakal digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik untuk produksi semen putih.

Direktur Utama Pertagas, Gamal Imam Santoso mengatakan suplai gas kepada PT Indocement akan disalurkan dari fasilitas sumber gas yang berada di wilayah Jawa Barat. Gamal menjelaskan, Pertagas memiliki infrastruktur pipa yang terintegrasi dari Sumatera hingga ke wilayah Jawa Barat Cirebon dan ke Cilegon.

"Integrasi infrastruktur pipa termasuk salah satunya yang menuju plant milik Indocement," kata Gamal dikutip dari siaran pers, Selasa (20/12).

Gamal menambahkan, langkah perusahaan untuk menyalurkan gas bumi kepada Indocement merupakan salah satu komitmen perseroan untuk mengaplikasikan program transisi energi demi mendukung tercapainya transisi energi yang ramah lingkungan melalui gas bumi.

Pertagas secara berkelanjutan akan terus berupaya dalam memperluas pengembangan infrastruktur gas untuk memenuhi kebutuhan konsumen di berbagai industri salah satunya adalah industri semen.

"Pertagas memiliki pengalaman, portofolio serta kompetensi yang dapat diandalkan oleh Indocement sebagai salah satu mitra strategis," ujar Gamal.

Adapun kesepakatan pasokan gas ke Indocement dimulai dari adanya Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) yang ditandatangani oleh dua belah pihak pada Senin (19/22) kemarin. Penandatanganan PJBG dilakukan oleh Gamal dan Christian Kartawijaya sebagai Direktur Utama Indocement.

Christian pun menyambut positif kerja sama perseroan dengan Pertagas. Dia berharap, melalui pasokan gas yang konsisten dan sesuai spesifikasi yang disepakati bersama, akan mampu meningkatkan kinerja operasional sebagai eksportir klinker dan industri semen nasional berbasis gas bumi di Indonesia.

"Perusahaan kami merupakan satu-satunya produsen semen putih di Indonesia yang membutuhkan gas untuk proses produksinya sehingga menghasilkan produk yang bermutu dan ramah lingkungan," ujar Christian.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait