Perbaiki Likuiditas, Jiwasraya Dirikan Anak Usaha Jiwasraya Putra

Empat perusahaan pelat merah lainnya akan bersinergi dengan untuk memasarkan produk asuransi jiwa dan unit link Jiwasraya Putra.
Image title
Oleh Ihya Ulum Aldin
13 September 2019, 16:36
asuransi jiwasraya, jiwasraya putra, anak usaha baru jiwasraya,
Arief Kamaludin|Katadata
Ilustrasi. PT Asuransi Jiwasraya (Persero) membentuk anak usaha PT Jiwasraya Putra untuk membantu perusahaan asuransi jiwa pelat merah tersebut memperbaiki kinerjanya.

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) akhirnya membentuk anak usaha baru yaitu PT Jiwasraya Putra. Tujuan pembentukannya tersebut untuk meningkatkan kinerja usaha perseroan dengan memperbaiki likuiditas perusahaan.

Melalui anak usaha barunya tersebut, asuransi jiwa pelat merah ini menggandeng empat perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya untuk mendistribusikan produk barunya. Keempat BUMN tersebut yaitu PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Telkomsel.

Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko mengatakan, dengan kerja sama tersebut, keempat BUMN berkomitmen untuk memberikan jaringannya untuk memasarkan produk Jiwasraya Putra. Ada pun, produk yang ditawarkan oleh Jiwasraya Putra yaitu asuransi jiwa dan unitlink.

"Dengan value yang di-create, kemudian Jiwasraya sebagai pemegang saham mayoritas, akan mengundang mitra strategis," kata Hexana kepada Katadata.co.id, Jumat (13/9).

(Baca: Bank Dunia Soroti Bumiputera & Jiwasraya, Asosiasi Asuransi Buka Suara)

Nantinya mitra strategis tersebut bakal memiliki saham mayoritas dari Jiwasraya Putra. Namun untuk saat ini Jiwasraya masih merupakan pemegang saham mayoritas. Meski begitu, Hexana belum membeberkan siapa partner yang tengah dijajaki dan akan masuk menggunakan skema apa.

Dikutip dari Antara, selain membentuk anak usaha, manajemen baru Jiwasraya saat ini tengah merancang produk baru dengan menggandeng perusahaan reasuransi atau dikenal financial reinsurance (finre).

Skema finre ini membantu Jiwasraya dalam hal mentransfer risiko, lantaran portofolio yang dimiliki akan diasuransikan dengan menggandeng perusahaan reasuransi. Produk reasuransi Jiwasraya akan ditargetkan dapat diresmikan antara Oktober atau November 2019.

Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan program ini merupakan sinergi bisnis asuransi jiwa dengan BUMN, dengan keempat BUMN tersebut dapat eksklusivitas dari Jiwasraya.

(Baca: DPR Minta Masalah Investasi Jiwasraya Dituntaskan)

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Video Pilihan

Artikel Terkait