Deflasi di Kala Harga Beras Naik

Deflasi 0,05% pada September 2015 terjadi di kala harga beras naik rata-rata 2%.
Heri Susanto
2 Oktober 2015, 23:00

KATADATA - Badan Pusat Statistik mengumumkan deflasi per September 2015 mencapai 0,05 persen. Deflasi terjadi di kala harga beras eceran mengalami kenaikan rata-rata 2,04 persen dibanding harga per Agustus (mtm). Kenaikan terjadi di 74 kota di Indonesia.

Harga beras mengalami perubahan harga rata-rata yang dimulai dari kenaikan harga gabah petani 3,7 persen, kenaikan harga beras di penggilingan 2,27%, kenaikan harga beras grosir meningkat 1,1% hingga kenaikan harga beras eceran 2,04%.

Selain itu, berbagai jenis harga beras pun mengalami kenaikan masing-masing 3,48 persen untuk jenis premium, 2,27 persen untuk  jenis medium dan 2,08 persen untuk jenis rendah.

Kepala BPS Suryamin menyatakan, kenaikan harga beras disebabkan oleh berkurangnya jumlah beras yang dipanen akibat musim kemarau. “Sedang agak berkurang pasokannya, meskipun masih ada beberapa panen gadu,” ujarnya.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.