9 Manfaat Yogurt untuk Diet dan Pencernaan

Yoghurt adalah minuman fermentasi susu yang menyehatkan tubuh. Yogurt mengandung nutrisi penting untuk tubuh. Berikut 9 manfaat yogurt untuk diet dan pencernaan.
Dwi Latifatul Fajri
16 September 2021, 17:50
9 Manfaat Yogurt untuk Diet dan Pencernaan
cottonbro/pexels

Yogurt adalah minuman fermentasi susu yang menyehatkan tubuh, karena dibuat dari bahan dasar susu yang dipanaskan dan difermentasi. Ada dua bakteri baik dalam minuman ini yang berguna untuk proses pencernaan. Dua bakteri itu adalah lactobacillus bulgaricus dan streptococcus thermophilus.

Olahan susu ini telah dibuat sejak 4.500 tahun lalu. Mengutip laman itbu.ac.id, yogurt sudah dikonsumsi orang-orang Turki kuno. Awalnya yogurt ditemukan secara spontan oleh bangsa Bulgar. Saat itu, yogurt terbentuk dari fermentasi spontan bakteri liar yang hidup di dalam tas kulit kambing.

Bangsa Bulgar adalah bangsa yang sering berpindah tempat. Bangsa ini bermigrasi ke Eropa tahun ke-2 Masehi. Kemudian yogurt berkembang dan tersebar di berbagai negara. Minuman ini tersebar dari Asia Selatan, Asia Tengah, Asia Barat, Eropa Tenggara sampai Eropa Tengah hingga tahun 1.900. 

Yogurt mengandung nutrisi penting seperti protein, vitamin B, mineral, dan lemak yang setara susu. Beberapa manfaat yogurt adalah memperlancar saluran pencernaan, baik untuk diet, dan menjaga kesehatan tulang.

Manfaat Yogurt untuk Kesehatan

1. Nutrisi dalam Yogurt

Yogurt mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, kalsium, magnesium, vitamin B12, dan beberapa asam lemak. Kandungan ini dibutuhkan agar tubuh tetap sehat. Kalsium dan magnesium dalam susu baik untuk menjaga kesehatan tulang.

2. Manfaat Yogurt untuk Diet

Mengutip dari health.harvard.edu, sebuah penelitian menunjukkan manfaat mengonsumsi yogurt, salah satunya penurunan berat badan jika dikonsumsi secara rutin.

Namun penelitian ini belum menjelaskan lebih detail alasan yogurt bisa merampingkan tubuh. Ada kemungkinan konsumsi yogurt secara rutin juga disertai konsumsi makanan sehat.

Sebuah penelitian melakukan percobaan pada 20 wanita sehat. Mereka mengonsumsi yogurt untuk camilan sore. Ternyata jumlah kalori dalam yogurt sama dengan biskuit dan coklat. Bedanya, biskuit dan coklat memiliki lemak tinggi dan dapat meningkatkan berat badan.

Penelitian tersebut menemukan, wanita yang rutin mengonsumsi yogurt akan merasa kenyang lebih lama. Jika Anda mengganti cemilan ringan dengan yogurt, itu dapat mengontrol nafsu makan dan menghasilkan sedikit kalori.

3. Manfaat Yogurt untuk Pencernaan

Yogurt mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan. Probiotik adalah mikroorganisme hidup dalam usus dan pencernaan. Mikroorganisme ini terdiri dari bakteri baik dan jahat yang berpengaruh pada proses pencernaan.

Melalui proses fermentasi, yogurt mengandung bakteri baik. Probiotik dalam yogurt bermanfaat untuk memperlancar dan mengatasi masalah pencernaan. Selain itu, yogurt juga bisa mencegah iritasi usus besar, sembelit, dan diare.

Beberapa jenis probiotik dalam yogurt adalah bifidobacteria dan lactobacillus. Bifidobacteria dapat meningkatkan pencernaan, mengatasi kembung, dan memperlancar buang air besar (BAB).

4. Mengandung Protein

Yogurt mengandung protein tinggi yang dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu mengurangi kenaikan berat badan. Protein dapat melancarkan proses metabolisme dan pengeluaran energi.

Jika Anda rutin mengonsumsi makanan bergizi, maka kalori yang terbakar bisa lebih cepat. Kandungan protein dalam yogurt sekitar 12 gram per 7 ons (200 gram). Sementara itu, yogurt Yunani terbukti dapat mengontrol nafsu makan karena mengandung protein lebih tinggi, yakni sekitar 22 gram per 7 ons (200 gram).

5. Vitamin D dalam Yogurt

Yogurt mengandung vitamin D yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan kesehatan tulang. Selain itu, vitamin D dapat mengurangi gejala depresi.

6. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Probiotik dalam yogurt bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengatasi peradangan, dan mengurangi infeksi virus di usus. Mengutip dari Healthline.com, probiotik membantu mengurangi durasi dan tingkat keparahan flu.

Kandungan lainnya seperti seng, magnesium, dan selenium merupakan mineral penting untuk memperkuat sistem kekebalan. Vitamin D juga dapat mengatasi penyakit pilek dan flu.

7. Mencegah Osteoporosis 

Osteoporosis alias berkurangnya kepadatan tulang ditandai dengan melemahnya otot dari tulang. Penyakit ini biasanya menyerang orang tua. Kepadatan tulang yang rendah dapat meningkatkan risiko patah tulang.

Yogurt mengandung nutrisi penting untuk menjaga kepadatan tulang, seperti kalsium, protein, kalium, fosfor dan vitamin D. Sebuah penelitian menunjukkan mengonsumsi yogurt dapat menjaga massa dan kesehatan tulang.

8. Menjaga Kesehatan Jantung

Yogurt mengandung lemak jenuh dan sedikit asam lemak tak jenuh tunggal. Beberapa penelitian menunjukkan asupan lemak jenuh seperti produk susu murni dapat meningkatkan kolesterol HDL yang baik untuk melindungi kesehatan jantung. Yogurt dapat mengurangi tekanan darah tinggi, yang menjadi faktor utama penyakit jantung.

9. Manfaat Yogurt untuk Diet

Yogurt mengandung protein dan kalsium yang dapat meningkatkan kadar hormon penurun nafsu makan. Beberapa penelitian menemukan konsumsi yogurt dapat menurunkan berat badan, mengurangi lemak, dan lingkar pinggang.

Efek Samping Yogurt

Beberapa orang perlu berhati-hati saat mengonsumsi yogurt. Jika dimakan berlebihan, yogurt dapat memberikan efek samping. Berikut bahaya yogurt untuk kesehatan:

1. Yogurt tidak cocok untuk penderita intoleransi laktosa

Laktosa digunakan ketika tubuh kekurangan laktase. Laktase adalah enzim yang dibutuhkan untuk memecah laktosa dan biasanya ditemukan pada gula dan produk olahan susu.

Laktosa menyebabkan sakit perut dan diare pada beberapa orang yang mengkonsumsi produk susu. Jika Anda memiliki intoleransi laktosa, sebaiknya menghindari yogurt atau mencari jenis yogurt yang sesuai.

Di samping itu, ada juga penderita intoleransi laktosa yang masih bisa mengonsumsi yogurt. Itu karena,  laktosa masih dapat dipecah dan dibantu probiotik dalam yogurt. 

2. Alergi

Produk susu dapat meningkatkan alergi pada beberapa orang. Dalam produk susu ada kasein dan whey (cairan bening yang ada di atas susu) yang menyebabkan alergi. Alergi ini dapat memicu gatal-gatal sampai pembengkakan.

3. Gula tambahan

Jika Anda menderita diabetes atau kelebihan berat badan, carilah yogurt yang sesuai. Beberapa yogurt lebih manis dan terasa memiliki kandungan gula tinggi. Asupan gula ini berdampak pada kesehatan tubuh.

Cara Memilih Yogurt Terbaik untuk Kesehatan

  • Pilihlah yogurt tanpa rasa dan pemanis, karena mengandung sedikit gula
  • Cermati bahan yogurt dan pilihlah yang mengandung sedikit lemak
  • Pilihlah yogurt yang mengandung banyak probiotik untuk kesehatan.

Demikian penjelasan manfaat dan kandungan yogurt. Pilihlah yogurt tanpa rasa agar manfaatnya lebih optimal untuk kesehatan. Pastikan kandungan yogurt sesuai dengan yang Anda butuhkan.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait