8 Cara Menyimpan Bawang agar Lebih Awet

Image title
Oleh Tifani
6 Januari 2023, 11:06
Ilustrasi cara menyimpan bawang
Freepik
Ilustrasi cara menyimpan bawang

Bawang merah, bawang putih dan bawang bombay adalah rempah serbaguna yang hampir selalu ada di setiap dapur keluarga Indonesia. Oleh karena itu, hamper semua rumah tidak akan lupa menyimpan stok dengan jumlah lumayan banyak.

Namun, sembarangan menyimpan di sembarang tempat bisa membuatnya cepat busuk. Apalagi, bawang termasuk jenis sayuran yang mudah busuk dan bertunas saat disimpan untuk jangka waktu lama.

Agar dapat menghindari hal tersebut, ikuti cara menyimpan bawang di bawah ini dijamin bisa awet dan tak mudah busuk.

HARGA BAWANG NAIK
HARGA BAWANG NAIK (ANTARA FOTO/Jojon/aww.)

1. Simpan di Tempat Kering

Menurut National Onion Association (NOA), cara menyimpan bawang merah yang paling baik adalah menempatkannya di ruangan sejuk, kering, gelap dan berventilasi baik. Ini termasuk dapur, ruang bawah tanah, maupun garasi.

Bawang merah diketahui mudah menyerap kelembapan. Jika suhu atau kelembapan terlalu tinggi, bawang merah mungkin mulai bertunas atau membusuk.

Hindari meninggalkan bawang dalam kantong plastik, karena dapat membuatnya cepat busuk akibat ventilasi yang buruk. Selanjutnya, kegelapan membantu mereka bertahan lebih lama.

Kurangnya sinar matahari mengurangi perubahan suhu dan kelembapan, dua faktor yang menyebabkan bawang merah jadi lebih cepat busuk.

2. Simpan di Tempat yang Memiliki Ventilasi

Jika terlanjur menyimpan bawang di tempat yang lembap segera angin-anginkan dengan cara menjemurnya di tempat terbuka. Meletakkan bawang di tempat terbuka dapat membuat kadar airnya bisa berkurang.

Pastikan bawang tidak terkena paparan sinar matahari langsung saat diangin-anginkan. Lakukan di tempat yang kering dan teduh dengan sirkulasi udara yang baik.

Simpan bawang di dalam wadah atau tempat yang berlubang, kantong berjaring, atau keranjang anyaman lalu meletakkannya di tempat yang kering, tapi terhindar dari sinar matahari. Cara menyimpan bawang agar tidak busuk ini, dapat membuatnya bisa bertahan hingga dua minggu.

3. Simpan dalam Wadah Terpisah

Bawang putih
Bawang putih (Unsplash/Sahand Babali)

Cara menyimpan bawang selanjutnya adalah simpan bawang merah dan bawang putih dalam wadah terpisah. Hal ini dikarenakan, keduanya bisa menghasilkan gas yang berbeda sehingga mempercepat proses pembusukan.

Hal yang sama juga berlaku saat kamu ingin menyimpan bawang merah dan bawang putih dengan sayuran yang lain.

4. Jangan Menyimpan Bawang di dalam Kulkas

Menyimpan bawang yang masih berkulit di dalam kulkas akan mempercepat tumbuhnya tunas. Oleh karena itu, sebaiknya tidak menyimpan bawang di dalam kulkas, terutama bila masih ada kulitnya.

5. Kupas Bawang

Ilustrasi cara menyimpan bawang
Ilustrasi cara menyimpan bawang (Freepik)

Namun, jika ingin menyimpan bawang dalam kulkas,  berikut beberapa tips cara menyimpan bawang di kulkas. Coba untuk mengupas kulitnya terlebih dahulu. Buang bagian pangkalnya, lalu simpan dalam wadah kedap udara.

Bawang yang sudah dikupas harus disimpan dalam kulkas atau lemari pendingin bersuhu 4º Celcius atau lebih rendah lagi untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri.

Namun sebelumnya, bawang kupas harus Anda letakkan dalam wadah tertutup yang kedap udara. Cara penyimpanan bawang ini bisa membuat bawang kupas awet hingga 10 hingga 14 hari.

6. Bawang Iris atau Cincang

Cara menyimpan bawang berikutnya agar lebih awet adalah dengan memotongnya terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. Bawang dapat dipotong sesuai selera.

Bungkus potongan-potongan tersebut dalam plastik yang diikat kencang. Metode memotong bawang terlebih dahulu ini bisa memperpanjang umur simpan 3-4 minggu.

7. Bekukan

Tanaman sejenis bawang-bawangan dapat disimpan di freezer hingga enam bulan. Jika ingin membekukan bawang, pertama kupas kulitnya dan pisahkan siung.
Kemudian masukkan bawang yang sudah dikupas ke dalam kantong yang dapat ditutup kembali atau wadah kedap udara dan simpan di dalam freezer.
Sementara itu, bawang juga dapat dicincang dan dibekukan hingga 3 bulan.

Tambahkan sedikit air atau minyak, lalu membekukannya dalam wadah es batu. Menyimpan bawang dalam metode ini memudahkan Anda untuk mempersiapkan bawang putih atau merah agar siap dimasak, tanpa perlu repot-repot mengupas dan mencincangnya kembali.

Namun, saat dicairkan, teksturnya seperti bawang yang sudah ditumis ringan jadi bawang tidak bisa garing saat dimasak.

8. Masak Bawang

Bawang yang sudah matang dimasak bisa disimpan dalam kulkas selama tiga hingga lima hari. Hal yang terpenting adalah simpan bawang dalam wadah makanan kedap udara.

Jangan biarkan bawang yang sudah matang pada suhu ruangan dalam waktu lama karena dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri. Apabila ingin menyimpan bawang masak untuk waktu yang lebih lama, sebaiknya simpan dalam freezer sehingga bisa bertahan hingga tiga bulan ke depan.

Beberapa orang juga menyimpan bawang dengan mengolahnya menjadi acar, yakni dengan mencampurkannya dengan kombinasi cuka, garam, gula, dan sedikit rempah-rempah. Selain itu, bawang merah atau bawang putih juga bisa digoreng untuk dijadikan sebagai pelengkap masakan.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait