Jokowi Resmikan Pabrik Smelter Freeport di JIIPE Gresik Hari Ini

Freeport mentargetkan pembangunan pabrik peleburan atau smelter tembaga di Gresik, Jawa Timur dapat rampung pada 2023.
Image title
12 Oktober 2021, 11:02
Jokowi, Freeport, smelter
Iurii Kovalenko/123rf
Smelter Freeport

Presiden Joko Widodo, atau Jokowi,  bertolak ke Provinsi Jawa Timur pada Selasa (12/10). Dalam kunjungan kerja tersebut, Jokowi akan meresmikan pabrik smelter PT Freeport Indonesia.

"Jokowi akan langsung menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Kabupaten Gresik. Di sana, Presiden akan melakukan groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia," demikian tertulis dalam keterangan pers, dikutip Selasa (12/10).

Kepala Negara bersama rombongan lepas landas melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta sekitar pukul 08.00 WIB dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

 Setibanya di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Presiden Jokowi langsung menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Kabupaten Gresik.

Setelahnya, Presiden akan langsung kembali ke Jakarta melalui Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, dengan menggunakan pesawat yang sama.

Turut mendampingi Jokowi dalam penerbangan menuju Jawa Timur ialah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Juga, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo.

Sebelumnya, Direktur Utama Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan smelter milik perusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated and Industrial Port Estate (JIIPE) Gresik akan menjadi smelter tembaga terbesar dengan kapasitas produksi katoda tembaga 600.000 ton per tahun.

 leh karena itu, dia berharap agar industri di dalam negeri dapat semaksimal mungkin menyerap produk olahan smelter Gresik.

Pasalnya, dari produksi katoda tembaga sebesar 300.000 ton per tahun milik PT Smelting yang ada di Kawasan Petrokimia Gresik, Jawa Timur, 50%-nya justru lebih banyak diekspor ke luar negeri.

"Kita perlu memikirkan sama-sama bagaimana ini jangan sampai 100% diekspor. Supaya ada industri dalam negeri yang tumbuh untuk menyerap katoda tembaga ini," kata dia dalam diskusi Peran & Tantangan KEK Mendorong Ekspor, Kamis (16/9).

Menanggapi hal itu, Presiden Direktur PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Haryanto Adikoesoemo memastikan telah menyiapkan strategi untuk membantu para perusahaan penyewa (tennant) di JIIPE mendapatkan pasar.

Dengan begitu, mereka akan lebih efisien karena rantai pasoknya dapat terserap oleh tenant lainnya.

"Sehingga mereka terus berkembang. Kalau mereka berkembang kawasan industrinya akan terus berkembang," ujarnya.

Sebelumnya, Freeport Indonesia memastikan pembangunan pabrik peleburan atau smelter tembaga di Gresik, Jawa Timur dapat rampung pada 2023.

Progres pembangunan smelter di kawasan industri JIIPE Gresik ini hingga Juni 2021 baru mencapai 7%.

Reporter: Rizky Alika
Editor: Maesaroh
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait