Industri di daerah seperti Morowali tumbuh cepat, tetapi pertumbuhan itu lebih banyak digerakkan oleh modal, tenaga kerja, dan kebijakan yang datang dari luar daerah.
PT Amman Mineral Internasional Tbk (Amman) mengungkapkan bahwa proses perbaikan fasilitas peleburan dan pengolahan (smelter) tembaga mereka diperkirakan berakhir pada semester I 2025.
Menteri Bahlil mengumumkan bahwa kapasitas pengolahan bijih bauksit oleh smelter di Indonesia mencapai 17,5 juta ton per tahun, dengan larangan ekspor untuk memacu hilirisasi dan investasi domestik.
Penyertaan modal Antam ke PT Feni Haltim dilakukan untuk mendukung pembangunan pabrik Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dan kawasan industri di Buli, Maluku Utara.
Freeport Indonesia mengalami penundaan dalam memproses katoda tembaga akibat perbaikan fasilitas peleburan di PT Smelting, diperkirakan 100 ribu ton konsentrat tidak dapat diolah.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan smelter nikel Mitra Murni Perkasa (MMP), sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global baterai dan transisi energi bersih.
Smelter PTFI di KEK Gresik beroperasi lebih cepat dari jadwal. Kemenko Perekonomian apresiasi langkah ini sebagai dukungan nyata pada hilirisasi dan penguatan industri nasional.
Setelah kebakaran tahun lalu, smelter tembaga Manyar di Gresik sudah mulai beroperasi. Smelter Freeport Indonesia akan mulai menghasilkan katoda tembaga pada Juni.
PT Amman Mineral Internasional Tbk berencana memulai produksi katoda tembaga dari smelter baru mereka di akhir bulan, dengan tantangan dan peningkatan signifikan dalam produksi tembaga dan emas.