Syarat Naik Kereta Api Saat Pandemi Corona

Kereta api menjadi moda transportasi yang banyak dipilih masyarakat. Berikut ini beberapa syarat naik kereta api selama pandemi corona dan cara pesan tiketnya.
Image title
14 Juni 2021, 12:10
Syarat Naik Kereta Api Saat Pandemi
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Calon penumpang kereta api mengembuskan nafas ke kantong plastik untuk mendeteksi COVID-19 yang kemudian diolah dengan alat GeNose C19 di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (15/2/2021).

Kereta api menjadi moda transportasi yang banyak dipilih masyarakat. Berdasakan data yang dirangkum oleh tim Databoks, jumlah penumpang kereta api pada Maret 2021 mencapai 14.3 juta penumpang. Jumlah tersebut naik sekitar 24,44 % dari bulan sebelumnya yang hanya 11,5 juta penumpang.

Jumlah penumpang kereta api terbanyak berasal dari Jabodetabek dengan angka 12,04 juta orang, sementara dari luar Jabodetabek hanya sekitar 1,95 juta. Dan untuk wilayah Sumatera hanya sekitar 289 ribu penumpang saja.

Banyaknya penumpang yang menggunakan transportasi ini menunjukkan bahwa kereta api sudah dipercaya dari segi keamanan dan kenyamannya dalam melayani penumpang di tengah pandemi corona seperti saat ini.

Advertisement

Syarat Naik Kereta Api

Pandemi Covid-19 membawa dampak pada berbagai sektor. Salah satu sektor yang terdampak negatif yakni sektor transportasi, kereta api misalnya. Pada awal pandemi, beberapa kereta terpaksa diberhentikan atau tidak beroperasi. Kebijakan tersebut guna mencegah penyebaran virus corona selama perjalanan menggunakan kereta api.

Memasuki masa new normal, nampaknya sudah banyak masyarakat yang percaya dengan keamanan yang diberikan mode transportasi ini. Meskipun demikian, ada beberapa syarat yang harus Anda patuhi apabila ingin naik kereta api saat pandemi saat ini.

Dilansir dari laman resmi PT. Kereta Api Indonesia, syarat naik kereta api jarak jauh mulai 9 Februari 2021 yakni penumpang wajib menunjukkan surat keterangan negatif GeNose Covid-19 atau Rapid Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 3 x 24 jam sebelum waktu keberangkatan. Sedangkan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampel tes diambil dalam waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum jam keberangkatan kereta api.

Peraturan tersebut sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Perhubungan Nomor 20 Tahun 2021 mengenai perpanjangan pemberlakuan petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dengan transportasi perkeretaapian pada masa pandemi Covid-19. Dan sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2021 mengenai perpanjangan ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi Covid-19.

Selain syarat surat bebas Covid-19, penumpang kereta harus mengenakan masker. Sangat dianjurkan mengenakan masker yang tebal, dan bila memungkinkan mengenakan face shield agar lebih melindungi Anda selama perjalanan.

Penumpang yang ingin mengunakan mode transportasi ini juga harus dalam kondisi yang sehat, suhu badan di bawah 37 derajat, tidak sedang demam, batuk, dan flu. Apabila Anda merasa kurang sehat, lebih baik membatalkan atau menjadwalkan ulang keberangkatan. Bukan hanya berbahaya untuk diri Anda, juga penumpang lain. Sementara itu syarat naik kereta api lainnya seperti kartu identitas tetap wajib dibawa.

Cara Pesan Tiket Kereta Api

Untuk pemesanan tiket kereta api ada beberapa cara yang bisa anda pilih. Berikut ini cara untuk memesan tiket kereta api jarak jauh maupun jarak dekat.

1. Memesan langsung di stasiun

Ini sebenarnya sudah terbilang cara lama, namun masih ada yang menggunakannya untuk memesan tiket. Cara pesan tiket kereta api di stasiun anda bisa langsung mendatangi loket pemesanan kemudian, memesan dan mebayarkan langsung di tempat tersebut.

2. Memesan melalui mini market

Cara lain untuk pesan tiket kereta api yakni dengan memesan melalu mini market yang mudah ditemui. Sama halnya dengan beli di stasiun, ketika beli melalui mini market Anda bisa langsung pesan dan membayar pada kasir mini market tersebut. Biasanya Anda akan diminta untuk menunjukkan kartu identitas. Adakalanya terdapat mesin khusus yang bisa Anda gunakan untuk pesan tiket. Jika demikian, Anda bisa menggunakan mesin tersebut dan membayar di kasir.

3. Memesan melalui web KAI

Anda juga bisa memesan tiket melalui web resmi KAI. Kemudian pada bagian beranda klik “pemesanan tiket” yang ada di sisi kanan. Masukan stasiun asal, stasiun tujuan, tanggal keberangkatan, dan jumlah penumpang kemudian klik “pesan & cari kereta”. Selesaikan proses pembayaran, dan kini tiket kereta sudah anda kantongi.

4. Memesan melalui aplikasi KAI Access

Cara pesan tiket kereta yang terakhir yaitu dengan menggunakan aplikasi KAI Access yang bisa Anda unduh di smartphone . Untuk memesan melalu aplikasi ini, Anda akan diminta membuat akun terlebih dahulu.

Apabila sudah, lakukanlah pemesanan dengan cara memilih kota asal dan kota tujuan serta menetukan waktu keberangkatan dan kelas kereta yang akan dipilih. Selanjutnya Anda dapat memilih kereta, selesaikan pembayaran, dan tiket akan dikirimkan ke alamat email yang Anda daftarkan.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait