Strategi KoinWorks Kelola Dana Menganggur dengan Gandeng Mandiri

KoinWorks membuat fitur yang memungkinkan pemberi pinjaman bisa menginvestasikan dana mengendapnya secara otomatis dalam bentuk instrumen reksadana.
Image title
10 Juni 2020, 20:31
Strategi KoinWorks Kelola Dana Menganggur dengan Gandeng Mandiri
KoinWorks
Ilustrasi. KoinWorks meraih pendanaan seri B senilai S$ 16,5 juta atau sekitar Rp 170 miliar.

Derasnya aliran dana pemberi pinjaman ke beberapa perusahaan teknologi finansial atau fintech tak selalu dengan cepat bisa digulirkan. Akibatnya uang tersebut menganggur. Agar dana itu produktif, PT Lunaria Annua Teknologi menggandeng Mandiri Manajemen Investasi (MMI).

Bersama mitra barunya, perusahaan fintech pembiayaan yang dikenal dengan brand KoinWorks ini meluncurkan fitur otomatisasi di platform-nya. Melalui fitur tersebut, dana investasi mengendap milik pemberi pinjaman atau lender bisa disalurkan ke investasi reksadana di MMI.

Chief of Marketing Officer Koinworks Jonathan Bryan mengatakan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatur agar saldo kas lender pada akun fintech lending tidak diperbolehkan mengendap lebih dari dua hari. KoinWorks pun mencari cara agar saldo kas lender bisa dialihkan. “Kami berpikir keras dan menemukan integrasi yang sangat baik,” kata Jonathan dalam video conference pada Rabu (10/6).

(Baca: Fintech KoinWorks Dapat Pendanaan Rp 316 M meski Ada Pandemi Corona)

Advertisement

KoinWorks lantas membuat fitur yang memungkinkan lender bisa menginvestasikan dana mengendapnya secara otomatis dalam bentuk instrumen reksadana pada produk Mandiri Investasi Pasar Uang 2 (MIPU 2). Saat ini proyek tersebut sudah berjalan sehingga pemberi pinjaman tidak perlu mengecek satu persatu.

Apabila lender hendak melakukan pendanaan, dana mereka dapat langsung digunakan tanpa perlu mencairkan reksadana terlebih dahulu. Kepemilikan unit reksadana secara otomatis berkurang sesuai dengan jumlah dana yang disalurkan.

Selain untuk mengatasi tambahan aturan, menurut Jonathan, fitur otomatisasi ini bisa menambahkan alternatif pendanaan di sektor produktif. Harapannya, akan tumbuh juga investor di pasar modal melalui platform fintech lending.

(Baca: Akseleran & Koinworks Direstui OJK, Ini Daftar 25 Fintech P2P Berizin)

Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi Alvin Pattisahusiwa mengatakan kolaborasinya dengan fintech lending akan memperluas pasar investasi reksadana terutama dari pasar ritel. “Ini optimalisasi dana dari P2P untuk jadi dana kas jangka pendek,” kata Alvin.

Prosesnya diklaim mudah sehingga dapat menarik minat investor di reksadana. Menurutnya, nilai produk yang diotomtisasikan melalui kolaborasi dengan KoinWorks yakni MIPU 2 bergerak secara likuid dalam beberapa bulan terakhir.

Per Mei kemarin, nilai dana kelolaan atau asset under management (AUM) dari MIPU 2 sebesar Rp 51 miliar. “Target AUM kami dari MIPU-2 Rp 200 Miliar di tahun ini. Tapi bisa naik lagi,” ujar Alvin.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait