Jakarta Sejenak Hening Show
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Image title
Oleh Adi Maulana Ibrahim
30 Maret 2020, 06:40

Foto: Jakarta Lengang, Menjelang Lockdown?

Ibu Kota DKI Jakarta yang sibuk perlahan menjadi tenang. Tempat layanan publik, fasilitas umum, transportasi massal, dan sejumlah pusat keramaian kini lengang. Pemerintah memang mengimbau masyarakat untuk menekan kegiatan sosial atau social distancing guna menahan penyebaran virus corona.

Bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah, begitu instruksi Presiden Joko Widodo. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan beberapa kepala daerah lainnya pun, misalnya, mengeluarkan maklumat bahwa kerja perkantoran digeser ke rumah dan tak ada aktivitas di sekolah sejak akhir dua pekan lalu. Kini periodenya diperpanjang hingga pertengahan April atau Mei. 

(Baca: KAI Kurangi 103 Perjalanan Kereta Akibat Pandemi Corona, Ini Daftarnya)

Tak hanya itu, angkutan transportasi massal dibatasi, seperti Trans Jakarta. Demikian juga kereta komuter dan moda raya terpadu (MRT). Dampak beruntunnya mal-mal di Jakarta sepi, selain karen pengelolanya juga memperpendek waktu operasional. Tak ada hiruk-pikuk di ruang-ruang publik, juga tempat wisata.

Mulai pagi ini, bisa jadi Jakarta makin sunyi. Sebuah surat telegram berisi perintah untuk membuat rencana penutupan jalan atau pengalihan arus kendaran di Jakarta beredar, Minggu kemarin (29/3). Telegram ditandatangani Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Marsudianto, dan ditujukan kepada para Kapolres di wilayahnya.

Mereka diminta melaporkan detail rencana pengamanan dalam rapat yang akan digelar hari ini. Akses yang akan ditutup yakni jalan arteri dan jalan desa, kampung, serta jalan kecil yang dijadikan akses keluar masuk Jakarta.

(Baca: Polda Simulasi Tutup Jalan, Jakarta Bersiap Lockdown?)

Atas kabar ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pemerintah bekerja keras untuk mencegah risiko penularan virus corona. Surat tersebut hanya untuk simulasi. Namun semua skenario dikaji, termasuk opsi karantina wilayah atau lockdown.

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.