Eskalasi ancaman digital global dan miliaran serangan siber di Indonesia menunjukkan data sebagai aset strategis yang perlu dilindungi untuk ketahanan nasional.
Konflik Iran melawan AS-Israel berubah jadi perang energi, di mana minyak menjadi senjata utama untuk menggeser hegemoni dan keseimbangan geopolitik global.
Sebelas masyarakat adat Maba Sangaji divonis penjara, menyoroti peran Negara yang dianggap abai dalam konflik tanah adat dan perlindungan lingkungan dari aktivitas tambang.
Penerapan ESG di Indonesia dinilai masih seperti fatamorgana akibat asimetri informasi kronis dan data keberlanjutan yang tidak material, menghambat keputusan investasi.
Ketegangan di Selat Hormuz mendorong harga minyak dunia dan berisiko membebani APBN Indonesia, memperlihatkan kerentanan serta pentingnya kedaulatan energi nasional.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dari KontraS membuka refleksi tentang kondisi kebebasan sipil dan ketahanan demokrasi Indonesia di tengah klaim keberhasilan reformasi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti pentingnya kebijakan ekonomi untuk membangun kekuatan pasar digital domestik dan mencegah aliran keuntungan ke luar negeri.
Artikel ini menguraikan perdebatan soal istilah makar dalam demonstrasi, menimbang hak konstitusional rakyat dan bahaya penyalahgunaan label makar bagi demokrasi Indonesia.