Hingga Mei 2019, Hanya 12% Film Indonesia Menjadi Box Office

Beberapa film hanya mendapat kurang dari 100 ribu penonton selama tayang di bioskop.
Pingit Aria
Oleh Pingit Aria
26 Juni 2019, 16:46
Suasana pemutaran film Aruna dan Lidahnya di Jakarta, Kamis, (27/09/2018).
Arief Kamaludin | Katadata
Suasana pemutaran film Aruna dan Lidahnya di Jakarta, Kamis, (27/09/2018).

Dari 50 judul film Indonesia yang tayang pada Januari-Mei 2019, hanya 6 judul film yang jumlah penontonnya mencapai 1 juta.

Sampai di pertengahan Mei 2019, terdapat 50 film Indonesia yang telah ditayangkan di seluruh bioskop Indonesia. Namun, hanya enam film yang bisa meraup lebih dari 1 juta penonton.

“Jadi di awal tahun ini, kira-kira 12% yang menjadi box office,” kata Catherine Keng, Corporate Communication CINEMA 21, Rabu (26/6). 

(Baca juga: Film Bumi Manusia Tayang 15 Agustus, Durasinya 3 Jam)

Di antara film yang menjadi box office tersebut adalah Dilan 1991, My Stupid Boss 2, Keluarga Cemara dan Preman Pensiun, Orang Kaya Baru serta Yowis Ben 2.

Grafik:

Selebihnya, sebanyak 44 judul film mendapatkan penonton dibawah 1 juta orang. Bahkan, ada 23 judul film Indonesia yang jumlah penontonnya di bawah 100 ribu orang selama ditayangkan di bioskop.

Menurut Catherine Keng, film-film yang 'tidak laku' selama diputar di bioskop itu sebenarnya menjadi beban bagi film-film yang kemungkinan bisa masuk dalam jajaran box office di Indonesia.

Tahun ini, Catherine Keng mencatat, Grup 21 mengelola 353 bioskop yang memiliki 1.861 layar di seluruh Indonesia. Bioskop-bioskop tersebut memutarkan film-film Indonesia maupun luar negeri.

(Baca juga: Panen Penonton, Film Indonesia Hadapi Masalah Kekurangan Kru)

Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait