Jokowi Genjot Proyek Strategis di Kalimantan Tengah dan Sulawesi Utara

Jokowi meminta daerah tak hanya mengandalkan sumber daya alam.
Ameidyo Daud Nasution
14 Februari 2017, 19:43
Jokowi
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo berpidato dalam pertemuan awal tahun pelaku industri jasa keuangan 2017 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/1).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas untuk membahas soal proyek strategis nasional dan program prioritas di Provinsi Kalimantan Tengah dan Sulawesi Utara. Ia ingin proyek strategis dikebut agar daerah tak bergantung pada sumber daya alam untuk membangun ekonominya.

“Rapat terbatas pada sore hari ini kita akan fokus untuk mengevaluasi pelaksanaan proyek-proyek strategis nasional dan program prioritas di dua provinsi, yang pertama ini kita akan berbicara dalam lingkup di Provinsi Kalimantan Tengah dan setelah itu Sulawesi Utara,” kata Jokowi saat membuka rapat, Selasa, 14 Februari 2017.

Kedua daerah itu diprioritaskan, sebab, menurut Jokowi, keduanya mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi tahun lalu sebagai konsekuensi dari fluktuasi ekonomi, terutama harga komoditas global.

(Baca juga:  Pemerintah Rampungkan 20 Proyek Strategis dalam Setahun)

“Seperti Kalimantan Tengah memiliki potensi yang luar biasa mulai dari sumber daya mineral batu bara sampai dengan hasil perkebunan serta kehutanan tapi di sisi lain daerah-daerah tersebut juga terkena dampak paling besar dari penurunan harga komoditas di pasar global,” ujarnya.

Jokowi pun meminta daerah-daerah mulai melepaskan diri dari ketergantungan terhadap komoditas ekspor yang berasal dari sumber daya alam seperti batubara dan kayu.

Menurutnya, tiap daerah perlu mencari alternatif sumber ekonomi baru untuk menunjang pertumbuhan provinsi tersebut. "Perlu dikembangkan potensi ekonomi yang belum tersentuh agar tidak tidak tergantung eksploitasi," katanya.

Salah satu caranya menurut Jokowi adalah dengan hilirisasi industri. Hal ini dirasakan penting mengingat sumber daya alam akan habis jika terus dieksploitasi. "Ini momentum pengembangan nilai tambah," kata Jokowi.

(Baca juga: Daftar Proyek Strategis Nasional Bakal Bertambah 44 Item)

Selain itu Jokowi meminta proyek strategis nasional dikembangkan dengan sinergi pusat daerah. Dirinya melanjutkan pengawasan juga wajib dilakukan mengingat masyarakat yang akan menikmati hasilnya.

Terakhir, Jokowi meminta pembangunan infrastruktur di suatu daerah juga mempertimbangkan konektivitas antar wilayah. "Tidak lupa aspek tata ruang dan lingkungan hidup dikedepankan," katanya.

Untuk diketahui beberapa proyek strategis nasional yang sedang dikembangkan di provinsi Kalimantan Tengah adalah Bandara Tjilik Riwut serta pembangunan kereta api Puruk Cahu - Bangkuang - Batanjung.

Sementara di Sulawesi Utara, beberapa proyek yang akan dibangun adalah jalan tol Manado – Bitung, jalan penghubung Manado – Gorontalo, Pelabuhan Bitung, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan Bendungan Kuwil di Minahasa Utara.

Reporter: Ameidyo Daud Nasution
Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait