Rumus Volume Kubus dan Unsur Pembentuknya

Rumus volume kubus sudah pernah diajarkan saat kita duduk di bangku SD. Karenanya, tak sedikit dari kita yang lupa bagaimana cara menghitung kapasitas bangun ruang ini. Berikut rumus volume kubus.
Image title
2 November 2021, 12:45
Rumus Volume Kubus.
Pixabay/Alicja
Rumus Volume Kubus.

Rumus volume kubus termasuk materi dasar dalam pembelajaran matematika. Menemukan kapasitas bagun ruang ini sejatinya telah diajarkan sejak kita duduk di bangku sekolah dasar. Karenanya, tak sedikit orang lupa tentang seluk-beluk kubus.

Kubus adalah bangun ruang yang terdiri dari beberapa persegi. Terdapat enam bidang sisi yang berbentuk bujur sangkar. Oleh karena itu, kubus juga sering disebut sebagai bidang enam beraturan. Pemberian nama kubus menurut titik sudutnya, berurutan dari bidang alas ke bidang atas (tutup).

Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kubus didefinisikan sebagai ruang yang terbatas enam bidang segi empat.

Rumus Volume Kubus

Rumus volume kubus diartikan sebagai isi atau besarnya benda ruang. Rumus volume kubus merupakan perkalian panjang, lebar, dan tinggi kubus. Panjang sisi-sisi dan rusuk kubus adalah sama. Rumus tersebut disusun sebagai berikut:

Rumus volume kubus: V = s x s x s atau V = s3.

Contoh Soal Rumus Volume Kubus

1. Diketahui sebuah kubus mempunyai panjang rusuk 3 cm. Berapa volume kubus tersebut?

Jawaban:

V = s x s x s

V = 3 x 3 x 3

V = 27

2. Diketahui sebuah kubus mempunyai panjang rusuk 10 cm. Berapa volume kubus tersebut?

Jawaban:

V = s x s x s

V = 10 x 10 x 10

V = 1000

Ciri-ciri Kubus

Sama halnya dengan bangun ruang lain yang memiliki karakteristik dan sifat masing-masing, kubusnya juga memiliki ciri tersendiri. Agar lebih mudah, perhatikan gambar berikut ini:

Kubus
Rumus volume kubus (Katadata)

 

  • Memiliki enam sisi dengan panjang yang sama besar setiap sisinya. Berdasarkan gambar di atas maka yang dimaksud dengan sisi kubus yaitu, ABCD, BFGC, EFGH, AEHD.
  • Setiap sisi kubus berbentuk persegi.
  • Memiliki 12 rusuk yang setiap rusuknya sama panjang. Rusuk adalah garis persekutuan atau perpotongan antara dua sisi. Berdasarkan gambar di atas maka yang dimaksud rusuk kubus yaitu AB, BC, CD, DA, EF, FG, GH, HE, DH, AE, BF, dan CG.
  • Memiliki total 8 titik sudut. Berdasarkan gambar di atas maka yang dimaksud titik sudut yaitu A, B, C, D, E, F, G, H.
  • Memiliki 12 sisi diagonal sisi yang sama panjang. Memiliki 4 diagonal ruang yang sama panjang.
  • Memiliki beberapa bentuk jaring-jaring kubus. Jaring-jaring kubus adalah kubus yang sebagian rusuknya digunting. Seluruh sisinya direbahkan sehingga menjadi bangun datar. Kubus memiliki bangun yang sesuai dengan cara mengguntingnya.
  • Memiliki volume dan luas permukaan .

Unsur Pembentuk Kubus

  • Sisi atau bidang: Sisi kubus adalah bidang yang membatasi kubus. Ada enam buah sisi yang berbentuk persegi ABCD (sisi bawah), EFGH (sisi atas), ABFE (sisi depan), CDHG (sisi belakang) BCGF (sisi samping kiri), dan ADHE (sisi samping kanan). 
  • Rusuk: Rusuk kubus merupakan garis potong antara dua sisi bidang kubus dan terlihat seperti kerangka yang menyusun kubus. Sisi kubus memiliki sama luas satu sama lain. Kubus ABCD.EFGH memiliki 12 buah rusuk yaitu AB, BC, CD, DA, EF, FG, GH, HE, AE, BF, CG, dan DH.
  • Titik sudut: Titik sudut kubus merupakan titik potong antara dua rusuk kubus ABCD.EFGH yang memiliki 8 buah titik sudut yaitu titik A,B,C,D,E,F,G, dan H. 
  • Diagonal : Selain sisi, rusuk, dan titik sudut pada diagonal. Ada tiga diagonal kubus yaitu diagonal bidang, diagonal ruang, dan bidang diagonal.
  1. Diagonal bidang: Kubus ABCD.EFGH terdapat garis AF yang menghubungkan kedua titik sudut yang saling berhadapan dalam satu sisi atau bidang. Ruas garis ini dinamakan diagonal bidang.
  2. Diagonal ruang: Kubus ABCD.EFGH memiliki ruas garis HB yang menghubungkan dua titik sudut yang saling berhadapan dalam satu ruang. Ruas garis itu disebut diagonal ruang.
  3. Bidang diagonal: Pada kubus ABCD.EFGH memiliki dua buah diagonal bidang yaitu AC dan EG. Diagonal bidang AC dan EG beserta dua rusuk kubus yang sejajar, yaitu AE dan CG membentuk suatu bidang diagonal di dalam ruang kubus yaitu bidang ACGE.

Rumus Luas Permukaan Kubus

Luas permukaan adalah jumlah permukaan yang memiliki satuan jarak kuadrat, atau secara sederhana dapat digambarkan dengan jumlah luas pada permukaan sebuah objek.

Perlu diingat, satuan dari luas permukaan tidak mutlak dalam meter (m), biasanya mengikuti permintaan dari soal, jika soal minta dalam satuan cm, maka di hitung dalam cm.

Berdasarkan ciri-ciri yang telah disebutkan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa kubus terdiri dari 6 persegi yang disusun menjadi sebuah bangun ruang. Oleh karena itu luas permukaan dari kubus secara sederhana bisa dikatakan sama dengan 6 x luas persegi.

Contoh Soal Luas Permukaan

1. Sebuah kubus memiliki panjang sisi 10 cm. Hitunglah luasnya!

Jawab:

Diketahui : s = 10 cm

Ditanya : Luas permukaan?

L = 6 x s2

L = 6 x 10 x 10

L = 600 cm2

Luas permukaan kubus adalah 600 cm2.

2. Sebuah kubus yang memiliki panjang sisi 24 cm. Berapa luas permukaan kubus tersebut?

Jawab:

Diketahui:

S = 24 cm

Ditanya : Luas permukaan?

L = 6 x s2

L = 6 x 24 x 24

L = 3.456 cm2

Luas permukaan kubus adalah 3.456 cm2.

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait