Kebijakan Ganjil Genap Tol Jagorawi Hanya Untuk Gerbang Tol Cibubur

Di ruas Jakarta-Tangerang, di mana pemberlakuan ganjil genap nantinya hanya berlaku dari Jakarta hingga Kunciran
Ameidyo Daud Nasution
10 April 2018, 07:00
Antre Gerbang Tol
ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Sejumlah kendaraan antre memasuki gerbang tol Cibubur di jalan tol Jagorawi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan aturan ganjil - genap plat nomor mobil di tol Jagorawi hanya diterapkan di Gerbang Tol Cibubur yang menuju Jakarta. Dia membantah bahwa mobil yang masuk tol dari kota Bogor atau Sentul juga akan terdampak kebijakan ini.

Budi beralasan volume lalu lintas yang besar hanya di tol Jagorawi berada di ruas Jakarta hingga Cibubur. Begitu pula di ruas Jakarta - Tangerang di mana pemberlakuan ganjil genap nantinya hanya berlaku dari Gerbang Tol Kunciran menuju Jakarta.

"Jadi di sana saja yang kami terapkan, yang lain tidak," kata Budi saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/4). (Baca: Aturan Ganjil-Genap Akan Kurangi 40% Kemacetan Tol Jakarta-Cikampek)

Budi menjelaskan dari sisi persiapan, kajian penerapan kebijakan ganjil genap ini akan dilakukan hingga seminggu ke depan. Setelah kajiannya rampung, Kemenhub akan melakukan sosialisasi kepada publik untuk menerima, masukan bagaimana idealnya penerapan aturan ini.

Advertisement

Dia menargetkan paling tidak awal pemberlakukan plat nomor ganjil genap di Jagorawi dapat dilakukan mulai bulan depan. Sementara aturan hukum berupa Peraturan Menteri Perhubungan, ditargetkan bisa terbit dalam dua pekan kedepan.

Kemenhub juga tengah mempersiapkan hal teknis untuk mendukung penerapan aturan ini. Salah satunya dengan menyediakan armada bus umum untuk mengakomodasi pengendara mobil yang tidak bisa lagi menggunakan kendaraannya akibat kebijakan ini. Rencananya mall dan pusat perbelanjaan di Cibubur akan menjadi salah satu titik keberangkatan bus tersebut.

(Baca: Terapkan Sistem Ganjil Genap, Pemerintah Sediakan Bus Transjabotabek)

Berbeda dengan penerapan kebijakan ini di tol Bekasi, Budi menjelaskan pembatasan jam operasi truk tidak akan diberlakukan di Jagorawi. Alasannya volume truk yang melintasi tol tersebut tidak sebesar tol Bekasi. "Kalau yang polanya sama (dengan Bekasi) itu tol Tangerang," ujarnya.

Dirinya juga mengklaim penerapan ganjil genap di tol Bekasi sukses menurunkan kemacetan sebesar 36 persen. Sedangkan kecepatan mobil naik paling tidak sebesar 20 hingga 25 persen. Namun untuk Jagorawi sendiri dirinya mengaku belum membuat kajian berapa persen nantinya kemacetan yang akan dipangkas.

Sebelumnya Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono mengatakan kebijakan ganjil genap di tol Tangerang dan Jagorawi ditargetkan akan dimulai awal Mei mendatang. Langkah ini diambil karena kapsitas volume dua tol tersebut berada 0,8 persen di atas rata-rata normal.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait