12 Manfaat Cuka Apel untuk Wajah dan Kesehatan

Kaya akan nutrisi dan vitamin, simak pembahasan berikut mengenai berbagai manfaat cuka apel untuk wajah dan kesehatan.
Image title
30 Juli 2021, 18:21
manfaat cuka apel, cuka apel, cuka apel untuk wajah, cuka apel untuk rambut, cuka apel untuk kesehatan, nutrisi cuka apel
Sarah Chai/Pexels
Ilustrasi penggunaan cuka apel untuk wajah

Apel merupakan buah yang kaya vitamin, dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi makanan dan minuman. Salah satu olahan apel yang mungkin jarang diketahui adalah cuka apel.

Berbeda dari cuka biasa yang terbuat dari asam asetat dan air, cuka apel dibuat dengan potongan apel yang direndam dengan air dan dibiarkan pada suhu ruangan hingga gula alami mengalami proses fermentasi dan membentuk etanol. Kemudian bakteri yang muncul dari proses fermentasi mengubah etanol ini menjadi asam asetat sehingga menjadi cuka apel.

Cuka apel mengandung vitamin B1, B2, dan B6, biotin, asam folat, niacin, asam pantotenat, dan vitamin C. Selain itu, cuka apel juga mengandung sejumlah kecil mineral natrium, fosfor, kalium, kalsium, besi, dan magnesium.

Kandungan vitamin dan nutrisi dalam cuka apel dapat bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan jika digunakan dengan benar. Apa saja manfaat cuka apel? Berikut pembahasannya.

Manfaat cuka apel untuk wajah dan kecantikan

1. Menenangkan dan eksfoliasi kulit

Menurut Dendy Engelman, M.D., seorang Direktur Bedah Kulit di Metropolitan Hospital New York, sifat anti-inflamasi cuka apel mampu menenangkan kulit sementara kandungan asam asetat dapat melembutkan kulit.

Cuka apel juga mengandung asam alfa hidroksi yang memiliki fungsi eksfoliasi kulit untuk menghilangkan penumpukan kulit mati dan memproduksi sel-sel kulit baru yang sehat. Campur 1 sendok makan cuka apel dengan 2 sendok makan air. Rendam kapas dalam larutan dan oleskan pada wajah. Lakukan cara ini dua hingga tiga kali seminggu untuk hasil terbaik.

2. Menyembuhkan jerawat

Kandungan asam asetat dalam cuka apel telah terbukti efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Sifat antimikroba dalam cuka apel juga dapat membantu mengurangi jerawat jika digunakan sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit.

Gunakan cuka apel sebagai masker untuk meredakan jerawat. Caranya, campur 1 sendok makan cuka apel, 2 sendok makan madu, dan 1 sendok teh soda kue lalu oleskan pada wajah. Biarkan selama 10 menit dan bersihkan dengan air hangat.

3. Mengurangi minyak berlebih pada wajah

Cuka apel mengandung asam alami yang dapat mengembalikan pH kulit dan mengurangi minyak berlebih serta dan kotoran. Cuka apel dapat digunakan sebagai toner dengan mencampurkan satu sendok makan cuka apel dengan dua sendok makan air.

4. Menghilangkan ketombe

ACV kaya akan mineral dan asam, cuka apel dapat menyeimbangkan kadar keasaman atau pH kulit kepala, merangsang pelepasan sel-sel kulit mati, dan mengurangi pertumbuhan jamur pada kulit kepala dan rambut.

Cara menggunakan cuka sari apel untuk mengontrol ketombe:

  • Keramas dan bilas rambut Anda seperti biasa.
  • Campurkan setengah cangkir cuka apel dengan satu setengah cangkir air dingin.
  • Tuangkan larutan tersebut ke rambut.
  • Jangan bilas rambut, biarkan larutan meresap.
  • Gunakan kondisioner jika perlu.

5. Meredakan kulit yang terbakar sinar matahari

Cuka apel yang asam dapat mengembalikan kadar pH kulit sehingga mampu memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh paparan sinar matahari. Cuka apel adalah zat alami yang dapat menenangkan rasa sakit dan mempercepat proses penyembuhan. Selain itu, asam asetat dalam cuka apel dapat meredakan gatal dan peradangan.

Cara menggunakan cuka apel untuk kulit yang terbakar:

  • Campurkan secangkir cuka apel dan dua cangkir air dingin.
  • Rendam handuk dalam larutan lalu kompres area yang terbakar.
  • Biarkan selama 30 menit lalu lepaskan dengan lembut.
  • Lakukan selama beberapa hari untuk hasil maksimal.

6. Meredakan gatal pada kulit

Cuka apel memiliki sifat antiseptik, anti jamur dan anti bakteri yang membantu mengatasi kulit kering dan gatal. Sifat asam asetat cuka sari apel dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu yang disebut candida yaitu bakteri penyebab ruam dan gatal.

Rendam kapas dalam larutan yang berisi satu sendok makan cuka apel dan dua sendok makan air hangat lalu oleskan pada area yang gatal.

7. Melawan keriput

Cuka apel memiliki asam alfa hidroksil yang membantu menghilangkan sel kulit mati sehingga kulit tampak sehat dan cerah. Tak hanya itu, cuka apel juga membantu menghilangkan bintik-bintik penuaan dan meminimalkan garis-garis kerutan pada wajah.

Caranya, oleskan sedikit cuka apel pada kapas dan oleskan langsung pada area yang menunjukan tanda-tanda penuaan. Biarkan selama 30 menit, kemudian bilas dengan air dingin. Lakukan cara ini dua kali sehari selama 6 minggu untuk melihat hasilnya.

Selain bermanfaat untuk wajah dan kecantikan, cuka apel memiliki manfaat untuk kesehatan jika dikonsumsi. Simak pembahasannya.

Manfaat cuka apel untuk kesehatan

1. Menurunkan berat badan

Penelitian oleh Tomo Kondo dari Universitas Tokyo yang dipublikasi dalam jurnal Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry tahun 2009 menyimpulkan bahwa mengonsumsi cuka apel dapat membuat tubuh lebih cepat merasa kenyang sehingga mampu menghindari makan berlebih.

Dalam studi tersebut, mengonsumsi 15 ml cuka apel dalam sehari selama 3 bulan mampu menurunkan berat badan sebanyak 1,2 kg dan menurunkan kandungan lemak sebesar 0.7%. Cuka apel dapat dikonsumsi sebagai tambahan dalam pola makan, jika dikombinasikan dengan gaya hidup sehat, hasilnya lebih baik lagi.

2. Mencegah diabetes

Cuka apel terbukti secara signifikan mengurangi glukosa darah setelah makan. Penelitian dari tahun 2004 yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care menemukan bahwa cuka apel dapat menurunkan gula darah setelah makan. Dalam studi tersebut, 20 mililiter (ml) cuka apel dilarutkan dalam 40 ml air dan ditambahkan dengan 1 sendok teh sakarin mampu menurunkan kadar gula dan mencegah diabetes.

Studi lain dalam jurnal Diabetes Care tahun 2007 juga menemukan bahwa mengonsumsi cuka apel sebelum tidur membantu menurunkan gula darah saat bangun tidur.

3. Membantu mengobati sindrom ovarium polikistik

Sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) adalah kondisi hormonal yang ditandai dengan siklus menstruasi yang tidak normal, kadar hormon androgen yang tinggi, kista pada ovarium, dan resistensi insulin.

Sebuah studi dalam Tohoku Journal of Experimental Medicine menemukan bahwa cuka apel mampu meningkatkan kadar hormon wanita yang menderita PCOS sehingga menstruasi menjadi teratur. Mengonsumsi 15 ml cuka apel dengan 100 ml air terbukti membantu penderita PCOS.

4. Menurunkan tekanan darah

Manfaat lain cuka apel adalah menurunkan tekanan darah. Cuka apel membantu mengendalikan renin, yaitu hormon yang diproduksi oleh ginjal yang berfungsi untuk menyempitkan dan melebarkan pembuluh darah.

Ketika pembuluh darah menyempit, tekanan darah meningkat. Cuka apel mampu membuat pembuluh darah tetap rileks sehingga tekanan darah tidak akan naik.

5. Mengurangi kadar kolesterol

Adapun cuka apel mampu mengurangi kadar kolesterol dengan mengonsumsi cuka apel sebelum makan. Penelitian yang dipublikasikan dalam Pakistan Journal of Biological Sciences telah menunjukkan bahwa cuka apel mengurangi LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik) karena kandungan antioksidan alaminya.

6. Menjaga kesehatan pencernaan

Cuka apel memiliki sifat asam alami yang bermanfaat bagi orang dengan keasaman lambung rendah. Mengonsumsi cuka apel dapat membantu meningkatkan kadar asam lambung untuk menjaga kesehatan pencernaan sehingga mampu mencegah gas dan kembung. Cuka apel juga memiliki kandungan zat antimikroba yang dapat membantu membunuh bakteri di perut atau usus.

Demikian manfaat cuka apel untuk wajah dan kesehatan. Penggunaan cuka apel pada kulit dan konsumsi cuka apel secara rutin telah terbukti mampu memberikan manfaat yang baik untuk tubuh.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait