Daftar 7 Keajaiban Dunia Baru, Candi Borobudur Tidak Masuk

Tujuh keajaiban dunia merupakan tempat bersejarah kuno yang menjadi warisan dunia. Berikut 7 keajaiban dunia baru.
Dwi Latifatul Fajri
10 September 2021, 15:50
Daftar 7 Keajaiban Dunia Baru, Candi Borobudur Tidak Masuk
ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Garcia Rawlins/foc/cf

Tujuh keajaiban dunia merupakan tempat bersejarah kuno yang menjadi warisan dunia. Tujuh keajaiban dunia yang terkenal adalah Piramida, Patung Liberty, Menara Eifel, Menara Miring Pisa, Acropolis, dan Tanah Merah Rusia.

Tahun 2000 yayasan Swiss merilis kampanye 7 kejaiban di dunia. Sebenarnya daftar 7 kejaiban dunia sudah disusun pada abad 2 Sebelum Masehi (SM).

Sekitar 100 juta koresponden dari seluruh dunia menyetujui untuk memperbarui 7 keajaiban dunia yang baru. Tahun 2007, dipilih 7 tempat kuno yang menjadi warisan dunia baru. Sayangnya, Candi Borobudur tidak masuk daftar ini.

7 Keajaiban Dunia Baru

Berikut daftar 7 keajaiban dunia baru berdasarkan situs Britannica.com:

Advertisement

1. Tembok Besar Cina

Tembok Besar Cina merupakan kontruksi bangunan terbesari di dunia. Panjang tembok ini adalah 8.850 km (5.500 mil). Tembok besar Cina masuk dalam 7 keajaiban dunia pertama kali pada tahun 1987.

Tembok Cina berperan penting untuk membatasi wilayah perkotaan. Selain itu tembok ini digunakna untuk benteng pertahanan, penanda perbatasan, dan jalur komunikasi.

Proses pengerjaan tembok ini dilakukan selama tiga dinasti. Pertama adalah Dinasti Qin, kedua Dinasti Han, dan penyelesaian pembangunan ketika Dinasti Ming. Pekerjaan dimulai pada abad ke 7 SM dan berlanjut selama dua milenium (2.000 tahun).

Tembok besar memiliki menara suar. Dahulu menara ini digunakan untuk membuat sinyal dari asap ketika siang hari dan api ketika malam hari. Menara suar berfungsi untuk melihat gerak-gerik musuh. Karena selama beberapa dinasti terjadi peperangan.

Dalam tembok ada tiga menara suar yang dibangun diatas tembok. Ada juga menara yang dibangun terpisah untuk mengintai musuh. Bagian tembok berfungsi untuk menghubungkan menara suar, menara pengintai, dan pintu gerbang. Ketinggian tembok bisa berbeda dan tidak rata untuk menghembat bahan dan tenaga.

Ada bagian penting tembok yaitu tembok pelindung, tembok bercelah untuk mengintai, dan tembok melengkung sebagai jalan masuk ke dalam tembok.

2. Chichen Itza

Chichen Itza merupakan bangunan kuno yang berada di Semenanjung Yucatan, Meksiko. Bangunan ini dibentuk oleh suku Maya pada abad ke 9 dan 10 Masehi. Bangunan kokoh ini terpilih sebagai 7 keajaiban dunia pada 7 Juli 2007.

Suku Maya menempati bangunan bertingkat ini selama 200 tahun. Setelah itu mereka berpindah ke daerah pantai di Campeche. Chichen Itza menjadi titik penting kompeks bangunan seperti Piramida Kukulcan, Candi Chac Mool, dan bangunan Seribu Tiang.

Tempat ini digunakan sebagai persembahan saat kekeringan melanda. Penyebabnya karena semenanjung Yukatan tidak memiliki sungai. Hanya ada satu sumber air untuk bertahan hidup. Kemudian bangunan ini berkembang sebagai pusat ekonomi dan politik bangsa Maya. Selain itu, bangunan bertingkat ini sebagai simbol pemujaan dan ilmu pengetahuan.

3. Petra

Petra merupakan situs bersejrah di Ma'an, Yordania. Tempat ini dikenal sebagai bangunan yang dipahat di bebatuan. Petra masuk dalam 7 keajaiban warisan dunia UNESCO pada 6 Desember 1985.

Bangunan ini diperkirakan dibangun awal tahun 312 SM. Petra menjadi simbol Yordania dan tempat wisata populer. Bangunan bersejarah ini berada di tengah Teluk Aqaba dan Laut Mati. Ketinggian bangunan kurang lebih 800 hingga 1.396 meter diatas permukaan laut.

Bangunan ini berada kurang lebih 200 km dari ibukota Yordania. Lokasinya tersembunyi diantara bebatuan dan tebing tinggi. Petra dibangun sebagai tempai memasok air. Bangun tersebut dibangun di antara bebatuan kurang lebih 1,5 kilometer dan kedalaman 200 meter.

Petra dibuat oleh suku Nabatea yang awalnya sebagai suku pengembara. Kemudian bangunan ini dibangun untuk mengumpulkan air bersih ketika bepergian jauh. Kemudian pada abad 4 SM, Petra menjadi pusat perdagangan suku Nabatea.

Salah satu pemahat Nabatea kemudian membuat tempat tinggal, kuil, dan makam menjadi batu pasir. Namun kota ini mengalami pergerseran perdagangan. Bencana alam seperti gempa bumi membuat bangunan ini ditinggalkan.

4. Machu Picchu

Machu Picchu merupakan situs bersejarah di Cuzco, Peru. Tahun 1983 UNESCO memilih Machu Picchu sebagai 7 keajaiban dunia.

Bangunan ini ditemukan tahun 1911 oleh Hiram Bingham. Machu Picchu merupakan lokasi reruntuhan yang berada di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Reruntuhan ini beberapa kali mengalami kerusakan yang diakibatkan tanah longosor. Dahulu Machu Picchu adalah simbol Kerajaan Inka yang paling terkenal. Dibangun sekita tahun 1450, bangunan ini kemudian ditinggalkan 100 tahun kemudian.

Machu Picchu dibangun dengan batu tembok berpelitur. Meski beberapa sudah ada yang rusak, beberapa bangunan tetap berdiri kokoh. Ada tiga bagian utama yaitu Intihuatana, Kuil Matahari, dan Ruangan Tiga Jendela. Machu Picchu juga memliki teras pertanian, alun-alun, area perumahan, dan kuil.

5. Christ the Redeemer

Christ the Redeemer merupakan patung Yesus paling besar. Patung Yesus dibangun di Corcovado di Rio de Janeiro. Tinggi patung ini adalah 38 meter dan terletak di ketinggian 710 meter di Taman Nasional Hutan Tijuca, yang menghadap ke kota.

Patung ini menjadi simbol kebanggaan umat Kristen. Tangan yang terbuka dilihat sebagai tanda kayu salib. Awalnya, gagasan pembuatan patung dimulai 1850-an. Imam Katolik Pedro Maria Boss meminta bantuan Putri Isabel untuk membangun sebuah monumen keagamaan.

Sampai tahun 1889, gagasan tersebut tidak ditanggapi. Pada tahun tersebut Brasil berubah menjadi republik dan muncul undang-undang yang mewajibkan pemisahan gereja dari negara.

Tahun 1926, pembuatan patung besar akhirnya terlaksana. Patung ini dirancang oleh Carlos Oswald, dan Paul Landowski. Proses pembuatan patung dilakukan dari tahunn 1926. Christ the Redeemer selesai lima tahun kemudain. Patung ini terbuat dari beton dan dilapisi enam juta ubin.

6. Colosseum

Colosseum dibangun ketika pemerintahan Vespasian. Bangunan ini terletak di Italia. Colosseum menjadi 7 keajaiban dan karya asitektur kekaisaran Romawi. Colosseum dahulu digunakan sebagai pertarungan arena gladiator.

Dahulu bangunan itu dirancang untuk menampung 50.000 orang penonton. Koloseum dipakai untuk pertunjukkan pertarungan. Seperti pertarungan tahanan, binatang, sampai pertarungan antar-gladiator. Nama bangunan ini diambil dari patung Colossus. Patung Colossus merupakan perumpamaan dari Sol, dewa matahari.

7. Taj Mahal

Taj Mahal merupakan komplek makam bangunan mewah di Agra, India. Bangunan ini dibangun atas keinginan Kaisar Mughal Shāh Jahān untuk istrinya, Arjumand Banu Begum.

Tahun 1631 bangunan ini didirikan untuk pemakamana istri ketiga Shah Jahan. Istrinya meninggal ketika putrinya Gauhara Begum, anak ke-14 mereka. Bangunan ini menjadi situs warisan UNESCO pada 1983.

Bangunan ini memakai marmer putih dan menampilkan batu semimulia. Bagian kubah besar dikelilingi empat kubah kecil. Menurut beberapa lapora, Shah Jahān ingin memiliki makam yang terbuat dari marmer hitam. Namun pembangunan tersebut dihentikan karena dia digulingkan oleh putranya sebelum pekerjaan dimulai.

Candi Borobudur

Candi Borobudur pernah masuk 7 keajaiban dunia. Dari laman Unesco.org, bangunan bersejarah dari Indonesia ini masuk daftar pada tahun 1995, 2003, 2004, 2005, 2006, dan 2009.

Candi Borobudur terletak di pulau Jawa. Candi ini berada di puncak bukit yang dibangun antara 780 dan 840 M. Borobudur dibangun ketika pemerintahan dinasti Syailendra.

Desain bangunan candi adalah Gupta, yang mencerminkan pengaruh India dan agama Buddha. Namun ada juga beberapa elemen candi yang menjadi ciri khas Indonesia. Luas permukaan bangunan adalah 2.500 meter. Monumen ini dihiasi 2.672 panel relief dan aslinya terdiri dari 504 patung Buddha.

Candi ini sempat diabaikan hingga ditemukan oleh Sir Thomas Stanford Raffles. Tahun 1970, Pemerintah Indonesia dan UNESCO bekerja sama membangun candi Borobudur. Pemugaran dilakukan selama 8 tahun.

Mengutip Indonesia.travel, candi itu dibangun dalam tiga tingkatan: dasar piramida dengan lima teras persegi konsentris, batang kerucut dengan tiga platform melingkar dan, di atasnya ada sebuah stupa monumental.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait